JawaPos.com - Tren modifikasi ala-ala Thailook atau Thailand Look yang kebanyakan model modifikasinya mengapilikasi ukuran velg dan ban yang lebih kecil, alias ban cacing memang belakangan naik daun lagi. Motor matic, bahkan motor sport ada yang dijejali ban cacing ini.
Padahal, tren modifikasi tersebut berbahaya. Sama sekali tidak ada keunggulannya, modifikasi sepeda motor pakai ban cacing dapat dipastikan hanya akan menyebabkan celaka.
Dilansir dari Daya Adicipta Motora (DAM), alasan pertama kenapa pemakaian ban kecil atau cacing berbahaya adalah karena beberapa alasan. Yakni bisa berakibat kurang stabilnya sepeda motor pada saat digunakan.
Terutama pada saat berbelok atau dipacu dengan kecepatan tinggi. Kemudian ban kecil kurang bisa menahan dengan maksimal bobot dari pengendara.
Alasan kedua, efek menggunakan ban kecil dalam kondisi di jalan basah atau sedang hujan juga menyebabkan handling ban dan sepeda motor jadi kurang stabil. Sementara dampak ketiga saat digunakan jarak jauh, juga lebih berbahaya.
Pada dasarnya ban pada sepeda motor berfungsi mengendalikan laju sepeda motor. Roda depan berfungsi untuk membelah debu atau air ketika kondisi basah dan roda belakang berfungsi untuk mencengkram jalan atau meneruskan tenaga dari mesin.
Sehingga penggunaan ban kecil yang tidak sesuai dengan spesifikasi pabrikan menyebabkan fungsi dasar dari ban akan sangat berkurang dan berisiko terhadap keselematan berkendara. Selain itu performa dari sepeda motor akan berkurang.
Jika pun ingin mengganti ban, justru disarankan sebaliknya. Yakni mengupgrade sedikit ban ke ukuran yang lebih besar, contohnya dari ukuran 90/80 menjadi 100/80 atau 100/70 sehingga perbandingan antara tinggi dan lebar ban tidak terlalu jauh, dan aspek performa serta safetynya masih terjaga.