Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 April 2024 | 03.04 WIB

Mobil Hybrid, Kenali Kelebihan dan Kekurangan Sebelum Meminangnya

Tombol strat pada salah satu merek mobil dengan teknologi hybrid. - Image

Tombol strat pada salah satu merek mobil dengan teknologi hybrid.

JawaPos.com - Belakangan ini tren industri otomotif di Indonesia adalah mobil ramah lingkungan baik mobil listrik maupun hybrid. Hampir semua merek khususnya yang berniaga di Indonesia terus berlomba menghadirkan mobil yang dapat menghemat penggunaan bahan bakar.

Beberapa merek seperti Suzuki, Toyota, Mitsubishi, BMW, Wuling dan Nissan sudah memasarkannya di Indonesia. Pastinya segmen ini punya peminat tersendiri yaitu masyarakat yang biasanya ingin beralih ke mobil listrik tak jarang mencoba teknologi hybrid terlebih dahulu.

Sebagai informasi, cara kerja mobil yang menggunakan teknologi hybrid yaitu mengkombinasikan teknologi baterai sebagai salah satu sumber tenaganya. Selain konsumsi bahan bakar jadi lebih irit, juga lebih ramah lingkungan.

Namun, memutuskan untuk membeli mobil hybrid terkadang dilema atau tidak mudah. Pasalnya selain harganya lebih mahal konsumen juga harus memikirkan biaya operasional yang harus dikeluarkan nantinya.

Sebagai pertimbangkan untuk dibeli atau tidak, tentunya calon konsumen harus mengetahui dulu apa keuntungan dan kerugian dengan memiliki mobil hybrid.

Pertama perlu diketahui kalau mobil hybrid mengkonsumsi BBM lebih sedikit dibandingkan dengan mobil konvensional. Perbedaan atau jumlah konsumsi BBM yang bisa dihemat mobil hybrid dibandingkan mobil biasa bervariasi antara 10 hingga 50 persen tergantung penggunaan dan cara menyetir.

Sekedar informasi sebuah mobil hybrid akan menggunakan 100 persen motor listriknya pada kecepatan rendah, sedangkan pada kecepatan tinggi misalnya di jalan tol mesin bensinnya akan terus menerus bekerja layaknya mobil biasa.

Kedua adalah berbicara sensasi dan kenyamanan berkendara akan lebih baik terutama di dalam kota. Ketika mesin listriknya bekerja 100 persen dan mesin bensinnya mati, terutama di kecepatan rendah maka kebisingan dan getaran yang biasanya akan dialami pada mobil biasa akan berkurang drastis.

Pada beberapa mobil hybrid bahkan motor listriknya juga akan membantu untuk akselerasi awal sehingga kita akan mendapatkan tarikan atau akselerasi yang instant.

Hal ketiga yang harus dipahami, bila dibandingkan dengan mobil listrik, mobil hybrid memiliki keuntungan dalam hal jarak yang bisa ditempuh. Karena selain memiliki mesin listrik juga memiliki mesin bensin normal yang mana ini menguntungkan sekali untuk bepergian dengan jarak yang lebih jauh.

Mobil hybrid juga tidak mengharuskan kita untuk mengisi ulang baterainya karena dengan sendirinya akan diisi ulang pada saat kita mengerem atau deselerasi, kecuali beberapa model mobil hybrid yang bisa di-charge atau hybrid rechargeable.

Keempat adalah mobil ini berperan dalam mengurangi polusi dengan mengurangi emisi gas buang dari kendaraan.

Selain keuntungan-keuntungan yang didapat dari penggunaan mobil hybrid, tentu saja ada beberapa kerugian dari mobil hybrid ini.

Pertama adalah harga beli mobil hybrid relatif masih tinggi dibandingkan dengan mobil normal, biasanya selisih sekitar Rp30 jutaan.

Hal kedua terkait kekurangan adalah saat di dalam kota ketika mobil hybrid berfungsi 100 persen akan banyak berhemat BBM. Namun saat di jalan tol yang lancar dengan kecepatan tinggi mobil hybrid tidak akan memberikan manfaat apa-apa.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore