Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 Mei 2020 | 19.20 WIB

Jangan Terlalu Sering Operasikan Power Sliding Door Saat Mesin Mati

Pintu Sliding door - Image

Pintu Sliding door

JawaPos.com - Bagi Anda yang menggunakan mobil  dengan pintu geser atau sliding memang terkesan mewah.  Selain desainnya unik bila dibandingkan dengan pintu biasa, kemudahan akses penumpang sebagai pertimbangan utama.

Penumpang lebih leluasa bila mempunyai pintu geser. Perlu diketahui  pada type mobil tertentu pintu geser sudah dilengkapi dengan power sliding door (PSD). Membuka dan menutup pintu hanya dengan menekan tombol atau menarik tuas sekali saja, maka pintu akan bergeser membuka dan menutup  sendiri sampai posisi rapat atau terbuka penuh.

Penggerak power sliding door merupakan motor elektrik yang bersumber dari tegangan battery yang terhubung dengan saklar (switch). Bahkan disediakan tombol pengoperasian dari remote juga, ini sangat memudahkan  pemilik dalam penggunaanya.


Cukup dengan satu kali tekan tombol pada pintu atau pada central button di kabin pengemudi, pintu otomatis dapat terbuka ataupun tertutup. Jika dibandingkan dengan pintu mobil yang biasa, teknologi ini cukup membuat jarak pada perbedaan kemudahan pengoperasian pintu mobil.


Kita dapat melihat bahwa pintu manual setiap kali membuka pintu harus menarik handle pembuka pintu dan mendorong agar dapat terbuka secara sempurna. Lalu saat menutup pintu diperlukan tenaga untuk menarik pintu agar benar-benar rapat. Jika kurang kuat menutupnya, maka pintu mobil tidak bisa rapat, sehingga perlu mengulang kembali proses penutupan pintunya.


Pintu geser pada mobil juga akan mempermudah akses saat posisi parkir kiri dan kanannya sempit, karena tidak perlu space yang banyak agar dapat membuka pintu. Cukup dengan jarak samping mobil kurang lebih 40 cm dari tembok atau mobil lain pintu sliding dapat terbuka dan penumpangnya dapat keluar masuk tanpa ada kesulitan.


Pastinya sliding door yang sudah menggunakan fungsi elektrik juga dilengkapi dengan jam protection untuk menjaga benda atau anggota tubuh yang dapat  terjepit saat proses membuka ataupun menutup pintunya. Saat ada benda yang terjepit saat proses membuka dan menutup pintu, maka pintu akan bergerak mundur dan selanjutnya berhenti.


Dari beberapa kelebihan yang ada pada teknologi PSD tadi, tentunya perlu ada perawatan yang diperlukan agar tidak ada kendala dalam pengoperasiannya. Mengingat konstruksinya  yang cukup rumit jika terjadi kerusakan, maka sebaiknya pemilik harus dapat merawat dengan baik.


Berikut perawatan dan perlakuan sederhana yang perlu dilakukan pada pintu mobil yang menggunakan teknologi power sliding door  :




  1. Jangan terlalu sering mengoperasikan power sliding door saat mesin mati karena bisa membuat ‘tekor’ battery mobil, namun kalau hanya 3-4 kali saja tentunya tidak  terjadi masalah.

  2. Kabel pada bagian bawah pintu yang selalu mengikuti pergerakan pintu dipastikan harus dalam kondisi rapih dan tidak terjepit saat pintu sedang bergeser.

  3. Sebaiknya lumasi rel pintu geser dan laher/bearing yang berfungsi sebagai jalur dan penopang pintu agar senantiasa lancar pergerakannya. Hal ini berguna untuk mengurangi beban pada motor elektriknya.

  4. Hindari benturan dan pengoperasian yang kasar, misalkan ditutup manual dengan cara menghentakkan pintu sekuat-kuatnya atau dibanting saat membuka dan menutup pintu, karena hal tersebut dapat menimbulkan kerusakan pada motor dan penguncinya.

  5. Jika terjadi bunyi yang kasar dan tidak seperti biasanya, bawalah segera  ke bengkel resmi agar tidak menimbulkan kerusakan yang lebih parah.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore