
Ilustrasi: pencurian data pengguna Facebook.
JawaPos.com - Serangan ransomware selama ini identik dengan aksi mengenkripsi file korban dan meminta tebusan untuk mengembalikan akses. Namun, pola tersebut mulai bergeser.
Kaspersky mengungkap keluarga ransomware bernama Payload yang mampu mengunci perangkat perusahaan dan menampilkan pesan tebusan tanpa menggunakan enkriptor ransomware konvensional.
Temuan tersebut diungkap Tim Respons Darurat Global (Global Emergency Response Team/GERT) Kaspersky dalam laporan terbaru. Serangan Payload ditemukan ketika tim menangani sebuah insiden siber yang menargetkan perusahaan manufaktur di Timur Tengah.
Dalam kasus tersebut, penyerang berhasil mengambil alih kendali jaringan perusahaan. Komputer-komputer yang terhubung kemudian dikunci, menampilkan pesan tebusan, serta mengalami perubahan wallpaper desktop dan layar kunci.
Menariknya, seluruh aksi tersebut dilakukan tanpa mengenkripsi file menggunakan mekanisme ransomware pada umumnya.
Modus tersebut menjadi bagian dari tren yang dikenal sebagai encryptionless extortion atau pemerasan tanpa enkripsi.
Dalam pola ini, pelaku tidak perlu mengunci file menggunakan kunci kriptografi untuk menekan korban. Mereka justru mengandalkan gangguan terhadap operasional perusahaan dan ancaman membocorkan data yang telah dicuri.
Kaspersky sebelumnya juga menyoroti tren tersebut dalam laporan State of Ransomware 2026. Pelaku serangan semakin mengeksplorasi metode pemerasan yang tidak bergantung pada enkripsi file, termasuk dengan mencuri data sensitif dan kemudian mengancam atau benar-benar mempublikasikannya di dark web.
Dalam insiden yang dianalisis GERT, serangan bermula dari pengambilalihan kredensial dengan hak akses tinggi.
Penyerang diduga memperoleh informasi tersebut melalui phishing, kemudian menggunakannya untuk masuk ke jaringan perusahaan melalui akses jarak jauh dan VPN yang memang digunakan organisasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022