Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Mei 2026 | 21.55 WIB

Industri Media Tertekan AI dan Platform Digital, Wamenkomdigi Soroti Ancaman Disinformasi

Wamenkomdigi, Nezar Patria. (Nanda Prayoga/JawaPos.com) - Image

Wamenkomdigi, Nezar Patria. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)

JawaPos.com - Industri media nasional tengah menghadapi tekanan besar di era digital. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria menyebut krisis yang dialami perusahaan media kini bukan lagi sekadar persoalan bisnis, melainkan ancaman serius bagi kualitas informasi publik dan demokrasi digital.

Dominasi platform digital serta teknologi AI disebut membuat trafik media anjlok drastis hingga memicu gelombang efisiensi dan PHK di berbagai perusahaan pers.

Nezar menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital telah mengubah secara besar-besaran lanskap industri media, baik di Indonesia maupun dunia.

Ia mengatakan, mendirikan media saat ini memang semakin mudah karena dukungan teknologi digital.

Namun, tantangan terbesar justru terletak pada kemampuan media untuk mempertahankan keberlangsungan bisnisnya di tengah perubahan pola konsumsi informasi dan pergeseran belanja iklan ke platform digital.

“Saat ini membuat media itu mudah, yang susah itu jualnya. Sekarang semua orang bisa bikin media, tapi apakah bisa bertahan dan sustainable? Itu tantangannya,” kata Wamen Nezar di Jakarta, dikutip Kamis (14/5).

Menurutnya, banyak perusahaan media masih berupaya menemukan model bisnis yang tepat agar tetap dapat bertahan di era dominasi platform digital dan perkembangan kecerdasan artifisial atau AI. Tekanan tersebut, lanjutnya, bahkan dirasakan oleh media-media besar.

Nezar juga mengungkap data dari Asosiasi Media Siber Indonesia atau AMSI yang menunjukkan bahwa fitur AI pada mesin pencari digital telah menyebabkan trafik media turun drastis hingga sepuluh kali lipat.

Penurunan jumlah pembaca itu berdampak langsung terhadap pendapatan perusahaan media, sehingga banyak perusahaan akhirnya melakukan efisiensi hingga pemutusan hubungan kerja.

“Ada media yang biasanya memperoleh puluhan juta page views per hari, sekarang turun sampai hampir sepuluh kali lipat. Ketika traffic turun, revenue juga turun. Akibatnya perusahaan harus mengendalikan biaya dan akhirnya terjadi PHK,” jelasnya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore