
5 Tips yang Perlu Diketahui Orang Tua untuk Menjaga Anak Tetap Aman di Media Sosial Tanpa Drama Screen Time
JawaPos.com - Safer Internet Day atau Hari Internet Aman Sedunia menjadi pengingat penting bagi orang tua untuk lebih peduli terhadap aktivitas digital remaja. Di tengah derasnya arus informasi, tren yang berubah cepat, hingga ramainya grup chat dan media sosial, menjaga anak tetap aman di internet bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.
Kabar baiknya, orang tua tidak harus memeriksa seluruh isi chat atau terlibat debat panjang soal durasi screen time. Pendekatan yang tepat, komunikasi terbuka, serta pemanfaatan fitur keamanan bawaan platform digital bisa menjadi kunci menciptakan pengalaman online yang lebih sehat dan aman bagi remaja.
Berikut panduan dan tips yang bisa diterapkan orang tua untuk meningkatkan keamanan digital remaja.
1. Tetap 'Kepo' dengan Dunia Digital Anak
Bagi remaja, media sosial bukan sekadar tempat hiburan. Platform digital menjadi ruang untuk mengeksplorasi hobi, belajar hal baru, hingga membangun komunitas. Meski orang tua mungkin tidak selalu memahami kreator favorit atau tren yang sedang viral, menunjukkan ketertarikan adalah langkah awal membangun kepercayaan.
Cobalah bertanya tentang konten yang mereka sukai, komunitas yang diikuti, atau aktivitas online yang membuat mereka antusias. Ketika orang tua hadir tanpa menghakimi, remaja cenderung lebih terbuka dalam berbagi pengalaman digitalnya.
2. Bangun Komunikasi Dua Arah yang Hangat
Keamanan internet bukan hanya soal pengaturan privasi, tetapi juga soal kepercayaan. Diskusi yang santai dan jujur dapat membantu orang tua dan remaja memiliki pemahaman yang sama tentang risiko serta tanggung jawab saat online.
Beberapa pertanyaan sederhana bisa menjadi pembuka diskusi seperti apa yang paling mereka sukai saat online? Apa yang harus dilakukan jika mendapat pesan dari orang asing? Dan kapan waktu yang tepat untuk berhenti bermain gadget?
Percakapan semacam ini membantu remaja berpikir kritis dan merasa didukung, bukan diawasi secara berlebihan.
3. Manfaatkan Fitur Keamanan Bawaan Platform
Berbagai platform seperti Instagram, Facebook, dan Messenger telah menyediakan pengaturan khusus untuk akun remaja. Akun di bawah usia 18 tahun umumnya dilengkapi perlindungan otomatis, seperti:
- Pembatasan pesan dari orang asing
- Hanya teman yang bisa memberi tag
- Penyaringan konten tidak sesuai usia
- Gambar mencurigakan di pesan langsung yang otomatis di-blur
Untuk remaja di bawah 16 tahun, perubahan pengaturan tertentu memerlukan izin orang tua. Fitur ini dirancang untuk memberi lapisan perlindungan tambahan tanpa mengurangi pengalaman bersosial secara digital.
4. Atur Screen Time secara Sehat
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022