Terralogiq mendorong era actionable AI dan location intelligence di Indonesia. (istimewa)
JawaPos.com - Memasuki 2026, transformasi digital di Indonesia telah melampaui fase migrasi cloud konvensional. Fokus kini beralih ke pemanfaatan Actionable AI yang dipadukan dengan Location Intelligence untuk menciptakan efisiensi bisnis yang konkret dan kontekstual.
Dalam lanskap ini, Terralogiq tampil sebagai mitra strategis, bukan sekadar penyedia teknologi, bagi lebih dari 250 perusahaan skala besar di Indonesia. Ketika banyak organisasi masih terjebak pada adopsi AI tanpa hasil yang terukur, Terralogiq justru menghadirkan pendekatan yang berbeda dan berorientasi pada dampak nyata.
Dengan menyatukan kapabilitas Google Cloud AI dan teknologi berbasis lokasi, perusahaan di sektor logistik, ritel, energi, hingga keuangan dapat memperoleh pemahaman yang lebih dalam, bukan hanya apa yang terjadi, tetapi juga di mana peristiwa itu berlangsung dan bagaimana proses operasional dapat dioptimalkan secara langsung dan berkelanjutan.
"Tahun 2026 bukan lagi soal siapa yang paling cepat mengadopsi teknologi, tapi siapa yang paling relevan menerapkannya dalam konteks lokal. Fokus kami adalah mengubah data lokasi yang masif menjadi efisiensi operasional yang berdampak langsung pada bottom line perusahaan," ujar Thomas Hendy, CEO Terralogiq dalam keterangannya, dikutip Kamis (29/1).
Posisi Terralogiq di ekosistem Google semakin kuat melalui pencapaiannya sebagai satu-satunya mitra di Indonesia dengan dua spesialisasi strategis sekaligus, yakni Google Maps Mobility Solutions, yang berfokus pada optimalisasi pergerakan armada dan perencanaan rute di tengah tantangan geografis Indonesia yang kompleks.
Selanjutnya Google Maps Platform Analytics Partner, yang mengolah data geospasial menjadi insight bisnis bernilai tinggi, mulai dari perencanaan ekspansi hingga pemetaan perilaku konsumen.
Pengalaman menangani ratusan klien enterprise membuktikan bahwa pemanfaatan teknologi geospasial secara tepat mampu memangkas biaya operasional logistik hingga dua digit, sekaligus meningkatkan presisi penentuan target pasar di sektor ritel dan perbankan.
Di tengah meningkatnya nilai strategis data, Terralogiq juga mengambil peran penting dalam menjaga standar tata kelola data serta keamanan cloud, memastikan keandalan sistem bagi perusahaan yang mengutamakan keberlanjutan jangka panjang.
Lebih dari sekadar pasar, Indonesia dipandang Terralogiq sebagai episentrum baru pertumbuhan ekonomi digital Asia. Dengan memperkuat kapabilitas lokal yang sejajar dengan praktik global, Terralogiq berkomitmen mendampingi perusahaan nasional untuk tampil kompetitif di tingkat regional. Melalui layanan konsultasi strategis, Terralogiq membantu enterprise menyusun peta jalan transformasi digital yang terukur, relevan, dan berkelanjutan.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
