JawaPos.com - Baru-baru ini di Amerika Serikat (AS) muncul seruan anti-Musk. Taipan teknologi dan antariksa itu merupakan pemilik Tesla, merek mobil listrik yang saat ini banyak jadi sasaran aksi kekerasan di AS.
Banyak laporan tentang mobil Tesla yang dirusak karena keselarasan merek tersebut dengan CEO Elon Musk yang blak-blakan dan hubungannya yang kontroversial dengan Pemerintah AS.
Inside Edition melaporkan bahwa beberapa mobil listrik Tesla CyberTruck telah dirusak dengan pesan anti-Elon Musk di kap mesinnya. Hal tersebut membuat para pemilik Tesla lainnya di AS jadi ketakutan.
Melansir laman Drive, banyak pemilik Tesla terlihat menempelkan lencana, emblem dari berbagai merek mobil lainnya pada kendaraan listrik Tesla mereka.
Misalnya, beberapa pemilik telah menukar motif Tesla mereka dengan logo empat cincin dari merek Audi, bukan hanya produsen mobil kelas atas yang mereka incar, beberapa Tesla terlihat mengenakan emblem dari produsen yang lebih umum juga, seperti Mazda dan Honda.
Diposting di beberapa thread Reddit yang berbeda, ini bukan hanya satu atau dua kendaraan. Mengganti emblem bahkan menjadi bagian dari tren yang berkembang dari pemilik yang mencoba untuk 'melindungi' kendaraan mereka.
Namun demikian, orotes semacam ini bukanlah hal baru. Pada bulan November 2024, banyak pemilik Tesla dilaporkan menempelkan stiker bernada sindiran kepada Elon Musk di bemper seperti yang bertuliskan "membelinya sebelum kami tahu betapa buruknya dia".
Nadanya adalah bahwa pemilik tersebut membeli Tesla sebelum Elon Musk menjadi tokoh politik yang vokal.
Dalam beberapa minggu terakhir, Elon Musk telah menjadi sasaran tembak karena terlibat dalam perilaku kontroversial pada pidato perayaan kepresidenan Donald Trump pada bulan Januari 2025.
Selain vandalisme fisik yang disebutkan sebelumnya pada Cybertruck, sebuah surat yang menginstruksikan pemilik tentang cara menjual mobil mereka juga telah muncul di kaca depan Tesla di AS.
Bukan hanya itu saja, poster dengan slogan yang sama telah bermunculan di seluruh Eropa sebagai bentuk iklan gorila oleh kelompok yang disebut " Semua Orang Membenci Elon ". Selama 12 bulan terakhir, penjualan lokal Tesla juga mengalami penurunan tajam.