
Honda Freed. (Mobil123.com)
JawaPos.com–Mobil berjenis multi purpose vehicle (MPV) telah lama menjadi favorit masyarakat Indonesia, terutama bagi yang sudah berkeluarga. MPV memiliki beberapa keunggulan, seperti kepraktisan ruang kabin, interior luas, dan dapat mengangkut hingga tujuh orang.
Salah satu MPV yang pernah dipasarkan di Tanah Air adalah Honda Freed generasi pertama. Mobil itu pertama kali diperkenalkan PT Honda Prospect Motor (HPM) pada 2009 setelah terlebih dahulu meluncur di Jepang satu tahun sebelumnya. Freed bahkan langsung dirakit di pabrik milik PT HPM di Karawang, yang juga untuk memenuhi kebutuhan ekspor ke beberapa negara Asia Tenggara.
Di bagian eksterior, desain Freed terasa modern dan stylish pada zamannya. Bentuknya tidak begitu mengotak seperti MPV-MPV sejenis, tetapi terdapat lekukan-lekukan tajam yang membuat desainnya tidak monoton. Secara keseluruhan, desain Freed tidak terasa ketinggalan zaman untuk ukuran mobil yang telah berusia lebih dari 15 tahun pada saat ini.
Interior dan Fitur
Salah satu ciri khas Freed adalah memiliki pintu geser elektrik seperti di MPV-MPV mewah berharga miliaran, antara lain Toyota Alphard dan Toyota Vellfire. Selain itu, kursi baris keduanya juga model terpisah (captain seat) yang disebut Honda sebagai king & queen seat sehingga menambah kenyamanan.
Ciri khas lain adalah desain dasbor yang terkesan futuristis pada zamannya. Dengan model bertingkat dua, dasbor Freed dapat menjadi meja dadakan untuk menulis atau bahkan makan bagi penumpang depan. Honda menyebut desain dasbor Freed sebagai konsep open cafe.
Selain itu, konfigurasi jok dirancang dengan konsep walk through cabin sehingga tidak ada pembatas di antara baris kursi yang membuat perpindahan penumpang antar baris di kabin menjadi lebih mudah. Sebagai mobil keluarga, dengan konsep itu dirancang membuat komunikasi antar anggota keluarga selama perjalanan menjadi semakin intens dan kabin terasa lapang.
Fitur pada Freed tergolong lengkap pada saat itu, seperti pengaturan AC yang sudah digital untuk varian paling tinggi, yaitu tipe E. Untuk fitur hiburan, telah tersedia sistem audio dengan port USB dan konektor iPod. Sedangkan fitur keselamatan meliputi rem ABS, dua buah kantong udara, dan sabuk pengaman hingga baris ketiga.
Pada sektor dapur pacu, Freed ditenagai mesin berkapasitas 1.500 cc dengan kode L15A berteknologi i-VTEC yang menghasilkan tenaga 118 daya kuda (DK) dan torsi 146 Nm. Tenaga mesin disalurkan ke dua roda depan melalui transmisi otomatis lima percepatan.
Harga Bekas
Freed, yang kini telah mencapai generasi ketiga di luar negeri, tidak lagi dijual di Indonesia. Namun setelah lebih dari 15 tahun sejak peluncurannya di Tanah Air, Freed generasi pertama tetap layak untuk masuk pertimbangan jika sedang mencari MPV yang nyaman bagi keluarga.
Apalagi jika menilik pasaran harga bekasnya, sudah seharga LCGC baru. Berdasar pantauan di situs OLX pada Rabu (5/2), harga bekas Freed berada di rentang Rp 130 juta hingga Rp 160 jutaan. Dapat menjadi alternatif jika mencari mobil bekas yang nyaman untuk mudik ke kampung halaman saat Idul Fitri nanti.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
