Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Juni 2023 | 00.48 WIB

Gen-Z Wajib Tahu, Berikut Keahlian yang Dicari Perusahaan Teknologi Saat ini

Kemampuan di bidang teknologi, skill yang banyak dicari dunia kerja belakangan ini. - Image

Kemampuan di bidang teknologi, skill yang banyak dicari dunia kerja belakangan ini.

 
JawaPos.com - Berdasarkan laporan Economist Impact, 77 persen karyawan merasa perusahaan lebih melirik calon pekerja yang memiliki keterampilan teknis, dibandingkan kualifikasi yang tertera di atas kertas. Pada acara Grow with Google 2023 belum lama ini, perwakilan dari DANA, Astra Financial, dan Vidio menjelaskan mengapa perusahaan kini semakin selektif dalam merekrut karyawan.
 
Atikah Amirah, People Partner Lead di DANA Indonesia menjelaskan, salah satu tantangan yang dihadapi saat ini adalah tingginya daya saing dan permintaan mencari talenta yang bagus. "Semakin ke sini perusahaan butuh keahlian khusus untuk divisi tertentu. Contohnya, dalam 'Data' tidak hanya data analyst, tapi ada banyak kategori seperti Data Engineer, Data Quality, Machine Learning, dan lainnya," jelas Atikah.
 
Laporan yang baru terbit bulan Juni ini juga mendapati karyawan yang melihat analisis dan visualisasi data, IT Support, serta pemasaran digital dan e-commerce, sebagai keterampilan penting untuk dimiliki di pasar kerja saat ini. Chief Human Resources Officer di Vidio, Alvien Khairullah, menekankan bagaimana perusahaan kini mencari kandidat pada zaman sekarang.
 
"Kebutuhan untuk menjangkau pengguna melalui mobile maupun internet semakin penting. Kondisi ini membutuhkan keterampilan seperti mobile engineering juga digital marketing untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Keahlian ini sedang banyak dicari di Industri, terutama yang bermain ranah digital," terang Alvien dalam kesempatan yang sama.
 
Sebagai mitra Grow with Google Career Fair yang bisa mendapatkan akses langsung ke lulusan program Bangkit, ketiga perusahaan telah melihat kualitas unggul dari lulusan yang magang maupun kini bekerja di perusahaan. 
 
Jeffry Salim, Human Capital Analyst, Astra Financial Indonesia menerangkan, dari dua lulusan Bangkit yang magang, saat ini satu diantaranya sudah bekerja sebagai karyawan. "Kami merasa kualitas yang mereka tunjukan sangat positif terutama bidang data dan teknologi. Ini memberikan pengalaman yang sangat baik bagi perusahaan," ungkap Jeffry.
 
Melalui Google Career Certificates (GCC), Google membantu talenta di Indonesia meningkatkan keterampilan digital dengan program bersertifikasi global. Pelatihan tersebut menyangkut UX Design, IT Support, Data Analytics, Project Management, Digital & E-commerce, dan Cyber Security.
 
Sertifikasi dari program GCC maupun Bangkit sudah diakui perusahaan sebagai bekal yang dipertimbangkan untuk menyeleksi pelamar kerja. "Bekerja sama dengan program seperti Bangkit juga beberapa komunitas lainnya, merupakan salah satu cara agar kita bisa memenangkan pasar dengan mendapatkan talent yang bagus," tutup Atikah.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore