Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 April 2026 | 13.49 WIB

Transaksi E-commerce Februari 2026 Capai 96,7 Triliun, Tren Konten Jadi Penggerak

Ilustrasi e-commerce. (Freepik) - Image

Ilustrasi e-commerce. (Freepik)

JawaPos.com–Kementerian Perdagangan mencatat nilai penjualan e-commerce pada Februari 2026 mencapai USD5,76 miliar atau Rp 96,7 triliun. Angka ini dipengaruhi tren e-commerce yang makin mengandalkan konten sebagai pintu utama transaksi.

Executive Director of Tokopedia and TikTok Shop Indonesia Stephanie Susilo menjelaskan, di Tokopedia dan TikTok Shop, siaran LIVE ditonton 38 miliar kali, membawa lonjakan transaksi 15 kali lipat. Konten menjadi penggerak utama dalam perdagangan, kekuatan penemuan TikTok berperan penting dalam membantu pengguna menemukan produk dengan cara yang lebih menarik.

”Integrasi Tokopedia dan TikTok Shop memungkinkan penjual mengubah proses penemuan menjadi transaksi secara lebih mulus. Didukung pusat penjual yang terintegrasi, pelaku usaha dapat mengelola operasional dengan lebih efisien, mengakses insight yang lebih mendalam, serta menjangkau pelanggan melalui konten dan marketplace. Sehingga mendorong konversi menjadi pertumbuhan bisnis yang nyata dan terukur," ucap Stephanie Susilo melalui keterangan tertulis, Jumat (10/4).

Pencapaian brand lokal seperti MOELL OFFICIAL, Pushop Store dan Vianova Watch Store menjadi bukti. Melalui pemanfaatan konten, kolaborasi dengan affiliate content creator, serta strategi pemasaran relevan lainnya, pelaku usaha mampu mengakselerasi pertumbuhan dan memaksimalkan peluang di era discovery e-commerce.

”Melalui Tokopedia dan TikTok Shop, kami dapat memaksimalkan potensi. Mulai dari fitur LIVE, jaringan affiliate, hingga solusi iklan terintegrasi, ekosistem yang lengkap ini memfasilitasi kami menjangkau audiens lebih luas sekaligus meningkatkan konversi secara signifikan," ujar Uung Victoria Finky, pendiri MOELL OFFICIAL.

Sementara, Pushop Store, brand lokal tas pria di Tokopedia dan TikTok Shop, mengandalkan pendekatan affiliate-first untuk mendorong pertumbuhan.

”Bagi kami, kekuatan utama Tokopedia dan TikTok Shop adalah kemampuan menghubungkan brand dengan kreator dan konsumen secara langsung. Dengan dukungan affiliate content creator, konten video, serta fitur pemasaran seperti GMV Max, kami dapat memperluas jangkauan sekaligus mengoptimalkan performa penjualan,” ujar Riki Rezkiyansyah, TikTok Shop Specialist Pushop Store.

Brand lain, Vianova Watch Store, brand jam tangan lokal di Tokopedia dan TikTok Shop, mengandalkan kombinasi affiliate content creator, LIVE streaming, dan promo eksklusif untuk menarik minat pembeli. Strategi ini menempatkan kreator sebagai ujung tombak dalam memperluas jangkauan sekaligus mendorong keputusan pembelian.

”Melalui Tokopedia dan TikTok Shop, kami dapat menggabungkan kekuatan affiliate, LIVE streaming, dan promosi dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Dukungan fitur seperti GMV Max serta kolaborasi dengan para affiliate content creator membantu kami menjangkau audiens lebih luas sekaligus mendorong keputusan pembelian,” ujar Dennis Hartanto, pendiri Vianova Watch Store.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore