
Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) membentangkan spanduk saat menggelar unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja di kawasan Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (16/10/2020). Aksi tersebut untuk menolak
JawaPos.com - Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti mengatakan masyarakat kecewa berat dengan disahkan UU Omnibus Law Cipta Kerja. Sehingga menurut Ray, ini harus menjadi perhatian bagi pemerintah. Karena mahasiswa melakukan ujuk rasa besar-besaran menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja tersebut.
"Ini sejarah pertama kali dalam pemerintahan Jokowi ada aksi terbesar," ujar Ray dalam diskusi yang diselenggarakan secara virtual di Jakarta, Sabtu (17/10).
Bahkan menurut Ray, aksi unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja tersebut mengalahkan aksi 411 dan 212 yang melakukan demo pada 2016 silam. Karena masyarakat dan mahasiswa, kompak melakukan unjuk rasa di beberapa kota-kota besar.
"Kalau di Jakarta tentu tidak sebanyak 411 atau 212. Namun kalau dikalkulasi seluruh Indonesia bisa juga jumlahnya sangat besar," katanya,.
Baca juga: Draf Omnibus Law Cipta Kerja yang Berubah-ubah
Oleh sebab itu, adanya ujuk rasa tersebut sudah menunjukan masyarakat kecewa berat dengan 'ngototnya' Presiden Jokowi dan DPR dalam mengesahkan UU Cipta Kerja tersebut.
Apalagi ditambah dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah yang menolak UU Cipta Kerja itu. Harusnya sinyal ini ditangkap oleh Presiden Jokowi, karena terlalu banyak penolakan.
"Ini warning penting atau sinyal penting kepada pemerintahan Jokowi," tegasnya.
Bahkan menurut Ray, banyak aksi-aksi penolakan UU Cipta Kerja dengan tidak melakukan unjuk rasa. Itu seperti para akademisi dan tokoh lintas agama yang melakukan gerakan tolak Omnibus Law tersebut.
"Ini melibatkan semua kelompok seperti NU dan Muhammadiyah yang menyatakan keberatan mereka terhadap UU ini," pungkasnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=hqKiOn09g7E&ab_channel=jawapostvofficial

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
