JawaPos Radar

PDIP: Siapa pun Presidennya akan Rugi Kalau Rupiahnya Lemah

06/09/2018, 17:54 WIB | Editor: Dimas Ryandi
eva kusuma sundari
Politikus PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari mengatakan, persoalan pelemahan rupiah harus menjadi perhatian semua pihak. Termasuk juga dari dua kubu politik yang kini tengah bertarung. (jpnn/jawapos.com)
Share this image

JawaPos.com - Politikus PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari mengatakan, persoalan pelemahan rupiah harus menjadi perhatian semua pihak. Termasuk juga dari dua kubu politik yang kini tengah bertarung, yakni kubu Prabowo Subianto maupun Joko Widodo (Jokowi). 

"Siapa pun presidennya akan rugi kalau rupiahnya lemah. Jadi siapapun yang menang akan menjadi kesulitan kalau rupiah tak terkendalikan dari sekarang," kata Eva dalam acara diskusi di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (6/9).

Lebih lanjut, Eva juga mengaku aneh, jika persoalan pelemahan rupiah menjadi permainan para elite politik untuk menjatuhkan lawannya. Padahal, kata dia, permasalahan ini justru harus menjadi perhatian semua pihak. 

"Jadi aneh kalau kemudian menjadi bola politik. jadi enggak selayaknya depresiasi rupiah menjadi bola politik," ungkap Eva. 

Lebih lanjut, Eva menambahkan, para elite politik tak boleh mengaitkan sentimen pasar ke arah politik. Hal itu justru akan berimbas besar kepada sentimen pasar yang lebih negatif lagi. 

"Maaf kayak Pak Fadli Zon itu kan kemarin kukuh banget dengan kritiknya," ucapnya. 

Menurutnya, sikap pemerintahan Jokowi kini tetap sama, yakni terus melakukan berbagai kebijakan untuk menyelesaikan persoalan nilai tukar rupiah terhadap dolar tersebut.

"Pemerintah tetap saja harus fokus menyelesaikan ini. Tapi saya ingatkan sikap dari masyarakat juga penting, patriotisme tidak hanya dalam penyelenggara teknis pemerintahan tapi juga sipilnya juga," pungkasnya. 

(aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up