
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). (Silvester Kurniawan/Radar Solo)
JawaPos.com - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) merespons proses hukum yang tengah dihadapi mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim. Jokowi menegaskan, Nadiem merupakan orang baik saat duduk sebagai menteri di Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.
"Ya, yang saya tahu, Menteri Nadiem Makarim orang baik," kata Jokowi di kediamannya, Sumber, Banjarsari, dikutip Jumat (5/6).
Jokowi menegaskan, dirinya menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan.
Baca Juga:5 Warung Gado-gado Enak di Malang, Kuliner yang Sering Direkomendasikan dari Mulut ke Mulut
"Ya, itu proses hukum," ucapnya.
Terkait namanya yang kerap disebut dalam persidangan, khususnya mengenai pengadaan laptop chromebook untuk program digitalisasi pendidikan, Jokowi menegaskan bahwa kebijakan dan program kementerian memang merupakan bagian dari arahan Presiden.
"Ya, semua kebijakan, semua program, memang semuanya dari Presiden," imbuhnya.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dan uang pengganti Rp 5,6 triliun
Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim dituntut pidana 18 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Agung (Kejagung). Jaksa meyakini, Nadiem Makarim terbukti bersalah dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop chromebook di lingkungan Kemendikbudristek.
"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Nadiem Anwar Makarim oleh karena itu dengan pidana penjara selama 18 tahun, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara dengan perintah terdakwa segera ditahan di rumah tahanan negara," ucap Jaksa Roy Riady membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (13/5).
Selain dituntut pidana penjara, Nadiem juga dituntut membayar denda sebesar Rp 1 miliar subsider 190 hari kurungan.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
