
Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Humas Pemprov Jabar
JawaPos.com - Ketua Dewan Pimpin Cabang (DPC) Partai Demkorat Wahyu Winarto menanggapi dorongan pendiri Partai Demokrat yang mencantumkan Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil sebagai calon ketua umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) ilegal.
Wahyu menilai tidak mungkin Ridwan Kamil bisa dibujuk lewat cara KLB. Gubernur Jawa Barat diminta kalau pun bergabung ke Partai Demokrat menggunakan cara yang baik dan resmi.
Menurutnya, Ridwan Kamil adalah sosok yang baik sehingga akan menggunakan cara yang benar tidak melalui Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrtat yang tidak sah. “Kalau Ridwan Kamil mau bergabung ke Partai Demokrat tentu sesuai ketentuan partai, mendaftar secara resmi,” kata Wahyu dalam keterangannya, Jumat (5/3).
Lebih lanjut pria yang akrab dipanggil Liluk ini menegaskan, DPC Partai Demokrat Kota Semarang menolak kegiatan KLB Partai Demokrat yang digagas sejumlah orang.
Seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) tingkat kecamatan Partai Demokrat se-Kota Semarang telah menyatakan sikap setia dan solid kepada Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). “Rabu (3/3) malam 16 PAC se-Kota Semarang telah menandatangani pernyatan sikap setia kepada AHY,” tandasnya.
Liluk menambahkan bakal melawan segala tindakan baik dari dalam maupun luar partai, yang akan merebut kepemimpinan partai dari tangan putra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara tidak.
Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan para ketua DPC Partai Demokrat se- Kami yang tetap solid untuk mendukung Ketua Umum AHY.
“Bila nantinya ada ketua atau pengurus DPC Partai Demokrat yang hadir dalam ke KLB dipastian abal-abal atau palsu. Sebab 35 DPC Partai Demokrat se-Jateng solid dan setia kepada AHY,” ujarnya.
Keberadaan AHY dan SBY, sambung Liluk masih sangat dibutuhkan partai, karena telah membesarkan Partai Demokrat selama ini. “Tanpa AHY dan SBY, Partai Demokrat bukan partai apa-apa,” tegasnya.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku kaget saat membaca berita tentang kabar bahwa dirinya dikaitkan dalam bursa calon ketua umum DPP Partai Demokrat.
Kang Emil -sapaan akrab Ridwan Kamil- dibikin bingung dengan pemberitaan tersebut karena selama ini tidak ada pihak Partai Demokrat yang menghubunginya terkait hal tersebut.
“Saya kaget, kok nama saya malah jadi dibawa-bawa. Nggak ada yang menghubungi saya, nggak ada undangan apa pun. Saya cuma baca di media massa,” kata dia.
Ia mengatakan, sebagai sesama pemimpin muda, dia sangat menghormati Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang tengah santer dikabarkan bakal dikudeta.
Ridwan pun berharap masalah yang tengah menghantam Partai Demokrat segera selesai. “Dan saya berharap masalahnya selesai. Dari kacamata awam, saya mendoakan Pak AHY selalu sukses lancar memimpin Demokrat. Saya mendukung AHY pemimpin di generasi saya. Jangan diganggu-ganggu. Kasihan,” katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022