
Ilustrasi mahasiwa tengah melakukan kuliah daring. Radar Cirebon
JawaPos.com - Penerima kuota internet gratis harusnya menyasar untuk siswa hingga mahasiswa tak mampu. Hal ini seharusnya diperhatikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) karena bisa mengurangi beban negara.
Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda, mengungkapkan, skema awal pemberian kuota gratis diberikan kepada siswa, mahasiswa, guru dan dosen yang tidak mampu. Sehingga, kalau mereka yang mampu tetap mendapatkan subsidi, maka terjadi ketidakadilan.
"Kita wanti-wanti kepada Kemendikbud agar dilaksanakan dengan baik. Kami minta subsidi kuota ini, skema awalnya diberikan kepada siswa, mahasiswa, guru dan dosen yang tidak mampu membeli kuota," ungkap Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda dalam webinar 'Mengawal Anggaran Kuota Rp 9 Triliun', Senin (7/9).
Dia pun menilai, pemberian subsidi kuota gratis tanpa terkecuali bisa terjadi karena kurangnya data yang dimiliki sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). "Ini ketidakadilan terjadi (jika yang mampu mengambil subsidi). Padahal tidak begitu harusnya. Jangan menambah beban negara," sambungnya.
Sehingga, pemberian kuota gratis ini jangan sampai disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Terlebih tujuan dari pemberian kuota gratis ini untuk menunjang pembelajaran siswa.
"Kita memasuki darurat pendidikan, terjadi penurunan kualitas dan kuantitas pendidikan, terlebih di 3T, yang terpenting adalah memastikan bahwa anggaran ini tepat sasaran dan sesuai jumlah," tutup dia.
Seperti diketahui, pembagian kuota untuk siswa hingga dosen diberikan gratis tanpa terkecuali. Di mana siswa akan mendapat 35 GB, guru 32 GB, kemudian mahasiswa dan dosen diberikan 50 GB.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=8UgOPFdzR0A

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
