
Ilustrasi: Tim Densus 88 Antiteror meringkus terduga teroris di Muarobungo, Jambi.
JawaPos.com – Pembunuhan satu keluarga di Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat lalu (27/11) diduga dilakukan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.
Kasus tersebut juga mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Kemarin Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD menegaskan bahwa para pelaku kini sedang dikejar.
Menurut Mahfud, pemerintah sudah melakukan langkah-langkah strategis untuk menyelesaikan persoalan itu. Dia menyebutkan, Satuan Tugas (Satgas) Operasi Tinombala yang diperkuat Polri dan TNI tengah memburu para pelaku. ”Tim Tinombala sudah menyampaikan tahap-tahap yang dilakukan untuk mengejar pelaku dan melakukan isolasi serta pengepungan terhadap tempat yang dicurigai,” ucap Mahfud.
MIT, lanjut Mahfud, merupakan kelompok teroris yang sebelumnya dipimpin Santoso. Setelah Satgas Operasi Tinombala melumpuhkan Santoso, MIT bergerak di bawah komando Ali Kalora. ”Kelompok MIT itu adalah sisa-sisa kelompok Santoso yang sekarang tinggal beberapa orang lagi,” imbuhnya.
Mahfud mengimbau masyarakat tidak terpancing isu-isu berbau SARA. Dia menegaskan bahwa tindakan MIT merupakan aksi terorisme. ”Kepada seluruh pimpinan umat beragama di Sulawesi Tengah, teruslah melakukan silaturahmi. Jangan terprovokasi oleh isu-isu SARA,” kata mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.
Sebagaimana diketahui, empat warga Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dibunuh kelompok teroris pimpinan Ali Kalora. Selain itu, tujuh rumah dibakar. Belum jelas motif dan penyebab aksi sadis tersebut.
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) ikut memberikan perhatian terhadap keluarga korban. Wakil Ketua LPSK Achmadi menyampaikan, pihaknya akan menugaskan tim untuk memberikan perlindungan dan hak-hak saksi maupun korban. ”Tim juga perlu mendalami saksi atau korban guna kepentingan perlindungan dalam proses peradilan,” bebernya.
Achmadi menyatakan, LPSK sudah berkomunikasi secara intens dengan Polda Sulawesi Tengah untuk memastikan para saksi dan korban mendapatkan hak mereka. Rencananya, hari ini (30/11) tim LPSK berangkat ke Sigi. Mereka bakal menelaah peristiwa berdarah itu. ”LPSK bisa menerbitkan guarantee letter sebagai jaminan atas biaya penanganan medis bagi korban tindak pidana terorisme tersebut,” katanya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
