
Ilustrasi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
JawaPos.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) menyampaikan, selama semester I, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hanya berhasil menangani enam kasus korupsi. Padahal dalam semester I, KPK mempunyai target dapat menangani sedikitnya 120 kasus korupsi.
"Realisasinya ini hanya enam kasus dari 120 kasus korupsi yang menjadi target selama satu tahun," kata peneliti ICW, Wana Alamsyah dalam diskusi daring, Selasa (29/9).
Wana menyebut, seharusnya dari target yang di inginkan 120 kasus, KPK dapat menangani 60 kasus. Menurutnya, kinerja penindakan KPK dibawah komando Firli Bahuri dinilai sangat mengalami penurunan.
"KPK sekarang bukan seperti KPK yang lama (prestasi pada bidang penindakan)," ucap Wana.
Baca juga: Era Firli Bahuri, KPK Buka Penyidikan 160 Perkara
Wana pun menyoroti, dari enam kasus tersebut hanya tiga perkara baru. Dua diantaranya dari operasi tangkap tangan (OTT) seperti kasus dugaan suap proses pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR RI dan perkara dugaan sual Bupati Sidoarjo.
Kemudian, satu perkara dari prosea penyelidikan yakni terkait korupsi penjualan PT Dirgantara Indonesia. Dia menyebut, tiga perkara lainnya yang ditangani KPK merupakan kasus pengembangan.
Selain itu, Wana menyebut dari enam perkara yang ditangani KPK, tidak ada jeratan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU). Padahal, KPK seharusnya dapat menerapkan TPPU untuk membuat efek jera para pelaku korupsi.
"Berkaitan dengan pencucian uang, dari enam kasus ini sama sekali tidak ada pasal pencucian uang yang dilakukan oleh KPK," pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menegaskan, KPK tetap bekerja dalam situasi di tengah wabah Covid-19. Melalui tiga pendekatan yakni, penindakan, pencegahan dan edukasi.
"Kami tetap bekerja dan berusaha memberikan kontribusi maksimal bagi bangsa dan negara," tegas Ghufron.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=KqF-kZ1Er9I

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
