
Kondisi lahan di Desa Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Kamis (3/9) usai pemadaman karhutla yang dilanjutkan pendinginan. (BPBD Jambi)
JawaPos.com - Kekeringan parah dan ketiadaan sumber air bersih membuat relawan kesulitan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan gambut di Kalimantan dan Sumatra. Sejumlah warga terpaksa pasrah menunggu api mendekati kebun mereka karena tidak memiliki sarana memadai untuk melakukan pemadaman.
Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia Belqis Habiba mengatakan, kondisi karhutla tahun ini lebih parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sejak ia terlibat dalam penanganan kebakaran pada 2019.
Selain kebakaran, ia menyebut khususnya masyarakat di Kalimantan Barat hingga wilayah Kalimantan lainnya juga menghadapi kekeringan ekstrem.
”Bahkan satu bulan saya di Kalimantan Barat itu air bersih nggak ada. Air yang ada itu adalah air asin, bahkan PDAM-nya pun asin,” ujar Belqis saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (14/10).
Ia menjelaskan, ketersediaan air menjadi kendala utama karena kebakaran di lahan gambut membutuhkan pasokan air dalam jumlah besar. Sementara itu, fungsi gambut sebagai penyimpan air terganggu akibat pengeringan lahan melalui pembangunan kanal, termasuk untuk kepentingan perkebunan.
Air yang dialirkan keluar dari kawasan gambut membuat lahan semakin kering dan rentan terbakar. Ketika api muncul, relawan kesulitan mendapatkan sumber air untuk memadamkannya.
”Relawannya ada yang mau memadamkan, tapi sumber airnya nggak ada. Bagaimana mereka bisa memadamkan?” katanya.
Belqis menyebut, pemadaman dengan cara memukul api hanya memungkinkan dilakukan pada titik kebakaran kecil. Ketika api membesar, relawan tidak memiliki banyak pilihan karena keterbatasan air dan sarana pemadaman.
Kondisi tersebut juga membuat upaya water bombing menghadapi tantangan. Menurutnya, gambut yang sudah sangat kering membutuhkan air dalam jumlah besar agar dapat menyerapnya kembali.
”Makanya kemudian banyak relawan yang menyerah karena sumber air nggak ada,” ungkapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022