Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Oktober 2026 | 03.35 WIB

Gibran Minta MBG Jangan Dimakan, Isyarat Hubungan yang Retak dengan Prabowo

Wapres Gibran Rakabuming (tengah) menjenguk anak-anak diduga korban keracunan makanan di Kabupaten Batang, Senin (28/9). (BPMI Setwapres/Antara) - Image

Wapres Gibran Rakabuming (tengah) menjenguk anak-anak diduga korban keracunan makanan di Kabupaten Batang, Senin (28/9). (BPMI Setwapres/Antara)

JawaPos.com - Pernyataan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka yang meminta korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk membawa bekal dari rumah dan tidak dimakan menyita perhatian publik. Hal itu disampaikan Gibran saat meninjau korban dugaan keracunan MBG di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Senin (28/9).

Pernyataan itu dinilai sebagai bentuk keretakan hubungan antara Gibran dengan Presiden Prabowo Subianto, maupun Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo.

"Saya sih sudah berulang kali mengatakan hubungan antara Pak Jokowi dengan Pak Prabowo itu retak, gitu lho," kata pengamat politik Ray Rangkuti ditemui JawaPos.com, di Jakarta, Rabu (30/9).

Ia menilai, sikap empati Gibran terhadap para korban dugaan keracunan MBG dinilai ingin menunjukkan antitesa dengan Prabowo. Sebab, Pemerintah dinilai tidak begitu menyingung korban dugaan keracunan MBG.

"Kalau pemerintah kita ini kan berkesan denial ya, terhadap korban-korban keracunan ini. Menutupinya tidak mungkin, tetapi mau mencoba bahwa tidak ada masalah lah, kira-kira gitu. Nah, di posisi yang berbeda dilakukan oleh Gibran, gitu lho," ucapnya.

"Artinya kan Gibran itu mau menunjukkan perasaan yang sama dengan yang dihinggapi oleh banyak orang hari ini," sambungnya.

Ia juga menyoroti sikap berpakaian Gibran yang dinilai berbeda dengan Prabowo. Menurutnya, Gibran dalam kunjungannya ke Batang mengenakan berpakaian berwarna hitam, berbeda dari biasanya yang kerap menggunakan pakaian berwarna putih, senada dengan Prabowo.

"Ya itulah lanjutan yang saya sebut berpisah. Karena intinya sekarang harus dibuat figur yang berbeda dengan Pak Prabowo, dia itu. Nah, jadi kalau Pak Prabowo putih, dia hitam," imbuhnya.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore