
Sejumlah jurnalis foto yang tergabung dalam Pewarta Foto Indonesia (PFI) menggelar doa bersama dan menyalakan lilin di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (11/09/2026). (Hanung Hambara/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Meski jenazah kru kapal Arupadhatu 1 atas nama Surakman sudah teridentifikasi, Kantor SAR Banten tidak langsung memutuskan untuk membuka kembali operasi SAR yang sudah ditutup pada hari ke-10 pencarian.
Menurut Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad, keputusan tersebut diambil karena operasi SAR sudah berlangsung selama 7 hari dan telah diperpanjang selama 3 hari. Namun tidak kunjung membuahkan hasil.
”Pencarian ulang dan tidak (5 jurnalis dan 2 kru kapal yang masih hilang) , seperti yang kami sampaikan tadi. Secara aturan pencarian kami itu terlaksana selama 7 hari. Selama 7 hari kami sudah perpanjang 3 hari,” kata Al Amrad pada Rabu (23/9).
Berdasar data dari pihak kepolisian, baik Polda Banten maupun Polda Bengkulu, jenazah Mr X yang belakangan teridentifikasi sebagai Surakman sudah ditemukan sejak hari ke-5 operasi SAR atau pada 12 September lalu.
Baca Juga:Denny Indrayana Sebut Dugaan Pelanggaran Administratif Gibran Terstruktur, Sistematis, dan Terencana
”Dari 3 hari pelaksanaan (perpanjangan operasi SAR) yang kami laksanakan, itu tidak adanya tanda-tanda korban kami temukan selain objek yang sudah disampaikan juga pada saat di lapangan bahwa itu tidak ada sangkut pautnya dengan Kapal Arupadhatu 1,” terang dia.
Meski tidak membuka kembali operasi SAR, Al Amrad menyatakan bahwa pihaknya akan terus memantau objek yang ditemukan dalam patroli rutin, khususnya objek yang berada di Perairan Selat Sunda. Koordinasi juga terus dilakukan bersama para nelayan.
”Kami sudah melakukan koordinasi dengan Kantor SAR Bengkulu dan Kantor SAR Lampung untuk wilayah pesisir dan para nelayan yang ada di sekitar. Hingga saat ini Bengkulu masih melaksanakan koordinasi dan itu nihil, termasuk yang di wilayah Lebak,” bebernya.
Selain Surakman, 7 orang yang masih hilang terdiri atas Warta (55) selaku Kapten Kapal, Heriyanto (49) selaku guide, M. Bagus Khoirunnas (Jurnalis Antara), Arie Basuki (Jurnalis Merdeka), Yudistiro Pranoto (Jurnalis Inews), Anadolu Firdaus Wajidi (Jurnalis Anadolu), dan Donal Husni (Freelance).
Sebelumnya, Kapolda Banten Irjen Hengki menyampaikan bahwa jenazah Suratman teridentifikasi lewat pencocokan DNA dengan data ante mortem keluarga 5 jurnalis dan 3 kru kapal yang hilang kontak. Ciri-ciri fisik jenazah itu bertinggi 163 sentimeter, umur lebih kurang 50 tahun, dan mengenakan celana pendek hitam.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022