Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 September 2026 | 00.10 WIB

Jasad Kru Kapal Pengangkut 5 Jurnalis Dikirim ke Banten Besok, Dimakamkan di TPU Ki Demang Carita

Sejumlah jurnalis berdoa bersama untuk keselamatan lima jurnalis, dua awak kapal, dan seorang pemandu yang hilang kontak saat liputan erupsi Gunung Anak Krakatau pada aksi solidaritas di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (16/9/2026). - Image

Sejumlah jurnalis berdoa bersama untuk keselamatan lima jurnalis, dua awak kapal, dan seorang pemandu yang hilang kontak saat liputan erupsi Gunung Anak Krakatau pada aksi solidaritas di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (16/9/2026).

JawaPos.com - Polda Bengkulu bakal mengirimkan jenazah Surakman, kru Kapal Arupadhatu 1, ke Banten pada Kamis (24/9). Pihak keluarga sudah mengungkap keinginan untuk memakamkan salah satu dari 8 orang yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda sejak Senin (7/9).

Kapolda Banten Irjen Hengki mengungkapkan bahwa jenazah Surakman akan diterbangka dari Bengkulu ke Banten melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Meski tidak menyebut jam pastinya, dia menyampaikan bahwa penerbangan terjadwal siang hari.

”Kesepakatan keluarga (jenazah Surakman) dimakamkan di Carita, di TPU Ki Demang Carita,” kata Hengki.

Jenderal bintang dua Polri tersebut menyampaikan bahwa jenazah Surakman bakal diterima langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni bersama Tim SAR Gabungan yang diwakili oleh Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad selaku SAR Mission Coordinator atau SMC selama operasi SAR berlangsung.

Selain Surakman, saat ini masih ada 7 orang hilang yang terdiri atas Warta (55) selaku Kapten Kapal, ⁠Heriyanto (49) selaku guide, ⁠M. Bagus Khoirunnas (Jurnalis Antara), ⁠Arie Basuki (Jurnalis Merdeka), Yudistiro Pranoto (Jurnalis Inews), Anadolu Firdaus Wajidi (Jurnalis Anadolu), dan Donal Husni (Freelance).

Sebelumnya, Hengki menyampaikan bahwa jenazah Suratman teridentifikasi lewat pencocokan DNA dengan data ante mortem keluarga 5 jurnalis dan 3 kru kapal yang hilang kontak. Ciri-ciri fisik jenazah itu bertinggi 163 sentimeter, umur lebih kurang 50 tahun, dan mengenakan celana pendek hitam.

”Hasil identifikasi berdasarkan hasil pemeriksaan DNA operasi DVI Pusdokkes Polri terhadap seorang mayat Mr. X yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, bahwa secara genetik PM/62/P.ENGGANO/01 itu kode jenazah Mr. X tadi, teridentifikasi sebagai Surakman atau ABK kapal,” kata Hengki.

Mantan kapolres Bekasi itu menyatakan bahwa Surkaman adalah ayah biologis pemilik data antemortem bernama Yayat. Dia merupakan putra kandung Surakman, kru Kapal Arupadhatu 1. Data-data primer seperti gigi, sidik jari, dan DNA mister X dinyatakan identik dengan keluarga kandung Surakman.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore