
Sejumlah jurnalis foto yang tergabung dalam Pewarta Foto Indonesia (PFI) menggelar doa bersama dan menyalakan lilin di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (11/09/2026). (Hanung Hambara/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Tim SAR Gabungan memutuskan untuk menghentikan operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat hilang kontak di Selat Sunda. Keputusan itu diambil setelah misi berjalan selama 10 hari sejak laporan hilang kontak diterima pada Senin (7/9) lalu.
Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan bahwa selama 7 hari plus 3 hari operasi SAR berlangsung, Tim SAR Gabungan tidak menemukan tanda-tanda keberadaan kapal maupun penumpang yang terdiri atas 5 jurnali foto dan 3 kru. Mereka hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
”Secara umum tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan kapal maupun penumpang atau awak yang berada di kapal tersebut,” kata dia.
Ada pun temuan 13 objek yang didapatkan oleh Tim SAR Gabungan sudah dikonfirmasi kepada semua pihak. Hasilnya, dinyatakan tidak terkait sama sekali dengan speedboat yang hilang kontak 10 hari lalu. Dengan berbagai pertimbangan, Tim SAR Gabungan terpaksa menghentikan operasi SAR.
”Maka dengan berat hati, pelaksanaan operasi gabungan ini, oleh pihak yang berkepentingan, pihak yang memiliki kewenangan, dinyatakan dihentikan,” kata Andra Soni.
Namun demikian, semua pihak terkait tetap membuka mata dan telinga untuk melihat dan mendengarkan informasi sekecil apa pun terkait dengan kapal, 5 jurnalis, maupun 3 kru. Jika ditemukan tanda-tanda, mereka akan kembali bergerak melaksanakan operasi SAR.
”Bilamana ada informasi dari masyarakat, baik nelayan atau kapal yang melintas, atau pihak mana pun, operasi ini bisa dihidupkan kembali atau dilaksanakan kembali bilamana ada penemuan baru,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad. Dia menegaskan bahwa pihaknya tetap memantau setiap informasi. Utamanya dari kapal-kapal nelayan, kapal patroli, maupun kapal-kapal lain yang melintasi Selat Sunda.
”Yang akan menjadi ujung tombak kami bila menemukan tanda-tanda lebih lanjut,” imbuhnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022