
Terdakwa kasus pencabulan santri, Mas Bechi, saat dibawa ke ruang sidang. (Alex Qomarulla/JawaPos)
JawaPos.com - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memberikan penjelasan mengenai status Muhammad Subchi Azal Tsani alias Mas Bechi, terpidana kasus pencabulan terhadap santri di Pondok Pesantren Majma'al Bahrain Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang, Jawa Timur.
Ditjenpas menegaskan bahwa Mas Bechi tidak mendapatkan pembebasan secara murni. Terpidana kasus asusila itu kini berstatus sebagai warga binaan yang menjalani program pembebasan bersyarat.
"Statusnya Pembebasan Bersyarat, bukan bebas murni," kata Juru Bicara Ditjenpas Budi Waskito dikonfirmasi, Selasa (22/9).
Budi menjelaskan, pembebasan bersyarat terhadap Mas Bechi diberikan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor PAS-1429.PK.05.03 Tahun 2025 yang diterbitkan pada 15 Agustus 2025.
Selang lima hari setelah SK tersebut diterbitkan, tepatnya pada 20 Agustus 2025, Mas Bechi keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang dengan status pembebasan bersyarat.
"Yang bersangkutan mendapatkan Pembebasan Bersyarat pada 20 Agustus 2025. Pembebasan Bersyarat diberikan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh warga binaan," ucap Budi.
Menurut Budi, pemberian pembebasan bersyarat tersebut dilakukan melalui mekanisme yang berlaku bagi warga binaan yang telah memenuhi persyaratan program integrasi. Karena itu, Ditjenpas membantah adanya perlakuan khusus terhadap Mas Bechi.
Budi menegaskan, mekanisme serupa juga diterapkan kepada warga binaan lainnya yang memenuhi ketentuan untuk mendapatkan program integrasi.
"Imipas memastikan Tidak ada perlakuan khusus terhadap yang bersangkutan. Setiap warga binaan yang memenuhi persyaratan program integrasi diproses berdasarkan ketentuan yang berlaku," jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022