Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 14 September 2026 | 18.05 WIB

BMKG Pastikan Air Laut Surut di Dekat Gunung Anak Krakatau Tidak Terkait Erupsi

Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, kembali mengalami erupsi, Minggu (3/12) pada pukul 15.05 WIB. - Image

Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, kembali mengalami erupsi, Minggu (3/12) pada pukul 15.05 WIB.

JawaPos.com - Badan Geologi Kementerian ESDM memastikan fenomena air laut surut yang terekam dalam video viral pada 6 September 2026 tidak berkaitan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau.

Penegasan ini disampaikan untuk meredam kecemasan masyarakat terkait isu potensi tsunami di kawasan Selat Sunda.

Surveyor Pemetaan Ahli Madya Badan Geologi Kementerian ESDM, Athanasius Cipta, meluruskan kronologi peristiwa yang memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat tersebut.

Berdasarkan data pemantauan, erupsi menerus Gunung Anak Krakatau tercatat berlangsung pada 4 hingga 5 September 2026 dan telah dinyatakannya usai pada 6 September 2026 lewat tengah malam.

"Secara kronologis, video muncul pada tanggal 6 September 2026, sementara letusan menerus Gunung Api Anak Krakatau dimulai tanggal 4 hingga 5 September 2026. Pada lewat tengah malam pukul 6 September 2026, Badan Geologi telah menyatakan bahwa erupsi menerus Gunung Anak Krakatau telah selesai," ujar Athanasius Cipta dalam video yang diunggah @badan.geologi.

"Artinya, bisa disimpulkan bahwa surut laut pada tanggal 6 September 2026 itu tidak ada kaitan langsung dengan erupsi Gunung Anak Krakatau," tambahnya.

Ciri Surut Laut yang Berpotensi Tsunami

Athanasius tidak menampik bahwa fenomena laut surut memang bisa menjadi salah satu petunjuk awal kedatangan tsunami. Namun, tidak semua peristiwa surutnya air laut dapat dikategorikan sebagai ancaman bahaya.

Ia menjelaskan terdapat perbedaan mendasar antara pasang surut biasa dan tanda tsunami alami.

Air laut yang mengindikasikan potensi tsunami akan surut dalam durasi yang sangat cepat serta menyusut jauh lebih dalam dibandingkan garis surut pasang normal.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore