
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian 5 wartawan atau jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. (Istimewa)
JawaPos.com - Polda Banten memastikan sejumlah barang yang ditemukan di perairan Selat Sunda pada hari kelima operasi SAR bukan merupakan bagian dari KM Arupadhatu 1 yang membawa rombongan jurnalis.
Kepastian tersebut didapat setelah Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Banten melakukan pemeriksaan fisik mendalam terhadap barang-barang temuan KN SAR Tetuka di sebelah timur Pulau Rakata, Sabtu (12/9).
Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menjelaskan, pemeriksaan dilakukan dengan mengonfirmasi langsung kepada pemilik kapal KM Arupadhatu 1.
Baca Juga:103 dari 243 Penumpang Kapal Transport Virgo 8 Berhasil Dievakuasi, Kini Cari 140 Orang Lainnya
Barang-barang temuan yang diperiksa meliputi dua life jacket oranye, satu jeriken biru, dan satu helm plastik merah.
"Setelah dilakukan pemeriksaan dan konfirmasi dari pemilik kapal KM Arupadhatu 1, dua life jacket berwarna oranye bertuliskan MILLES.II dinyatakan bukan milik kapal, karena life jacket yang tersedia di kapal berwarna merah, kuning, dan ungu serta tidak memiliki tulisan MILLES.II," ujar Maruli, Minggu (13/9).
Selain pelampung, perbedaan mencolok juga ditemukan pada jeriken biru berkapasitas 35 liter yang ditemukan di lokasi.
"Terdapat perbedaan fisik antara jeriken temuan dengan jeriken milik kapal. Jeriken milik KM Arupadhatu 1 berwarna biru pudar, berkapasitas 30 liter, berbentuk pendek, memiliki tutup berwarna putih dan polos tanpa penanda. Sedangkan jeriken yang ditemukan berwarna biru tua, berkapasitas 35 liter, berbentuk panjang, memiliki tutup berwarna hitam dan terdapat tulisan pada bagian jeriken," jelasnya.
Maruli menambahkan, isi jeriken temuan tersebut mengeluarkan aroma minyak sayur, berbeda dengan KM Arupadhatu 1 yang menggunakan bahan bakar Pertamax. Sementara itu, helm plastik merah yang ditemukan juga dipastikan bukan milik kapal karena KM Arupadhatu 1 tidak pernah menyediakan perlengkapan tersebut.
Polda Banten mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melempar spekulasi liar di media sosial.
"Setiap perkembangan terkait proses pencarian dan pemeriksaan akan disampaikan melalui sumber informasi resmi," tegas Maruli.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022