
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian 5 wartawan atau jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. (Istimewa)
JawaPos.com - Upaya pencarian terhadap lima jurnalis hilang di perairan Selat Sunda terus dilakukan oleh Tim Sar Gabungan. Aparat Kepolisian melalui Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah barang yang ditemukan di sekitar perairan Selat Sunda, tepatnya di sebelah timur Pulau Rakata pada Sabtu (12/9).
Barang-barang tersebut ditemukan oleh kapal KN SAR Tetuka dalam proses pencarian terhadap sejumlah jurnalis dan kru KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda.
Adapun barang yang ditemukan terdiri dari satu helm plastik berwarna merah, satu jeriken plastik berwarna biru dengan tutup hitam, serta dua buah life jacket berwarna oranye.
Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan seluruh barang temuan tersebut telah diserahterimakan kepada pihak terkait untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Setelah dilakukan pemeriksaan dan konfirmasi dari pemilik kapal KM Arupadhatu 1, dua life jacket berwarna oranye bertuliskan MILLES.II dinyatakan bukan milik kapal. Karena life jacket yang tersedia di kapal berwarna merah, kuning dan ungu serta tidak memiliki tulisan MILLES.II," kata Maruli Ahiles Hutapea dalam keterangannya, Minggu (13/9).
Selain life jacket, polisi juga memeriksa jeriken berwarna biru yang ditemukan di lokasi. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa jeriken tersebut memiliki karakteristik berbeda dengan jeriken yang digunakan KM Arupadhatu 1.
"Terdapat perbedaan fisik antara jeriken temuan dengan jeriken milik kapal. Jeriken milik KM Arupadhatu 1 berwarna biru pudar, berkapasitas 30 liter, berbentuk pendek, memiliki tutup berwarna putih dan polos tanpa penanda. Sedangkan jeriken yang ditemukan berwarna biru tua, berkapasitas 35 liter, berbentuk panjang, memiliki tutup berwarna hitam dan terdapat tulisan pada bagian jeriken," jelasnya.
Maruli menambahkan, pemeriksaan terhadap isi jeriken juga menemukan adanya perbedaan. Cairan yang berada di dalam jeriken tersebut mengeluarkan aroma minyak sayur, bukan bahan bakar Pertamax yang digunakan oleh KM Arupadhatu 1.
Sementara itu, helm plastik berwarna merah yang turut ditemukan di lokasi juga dipastikan bukan merupakan perlengkapan milik KM Arupadhatu 1.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022