Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 13 September 2026 | 19.54 WIB

Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik Rombongan Jurnalis

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian 5 wartawan atau jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. (Istimewa) - Image

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian 5 wartawan atau jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. (Istimewa)

JawaPos.com - Polda Banten memastikan sejumlah barang yang ditemukan di perairan Selat Sunda pada hari kelima operasi SAR bukan merupakan bagian dari KM Arupadhatu 1 yang membawa rombongan jurnalis.

Kepastian tersebut didapat setelah Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Banten melakukan pemeriksaan fisik mendalam terhadap barang-barang temuan KN SAR Tetuka di sebelah timur Pulau Rakata, Sabtu (12/9).

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menjelaskan, pemeriksaan dilakukan dengan mengonfirmasi langsung kepada pemilik kapal KM Arupadhatu 1.

Barang-barang temuan yang diperiksa meliputi dua life jacket oranye, satu jeriken biru, dan satu helm plastik merah.

"Setelah dilakukan pemeriksaan dan konfirmasi dari pemilik kapal KM Arupadhatu 1, dua life jacket berwarna oranye bertuliskan MILLES.II dinyatakan bukan milik kapal, karena life jacket yang tersedia di kapal berwarna merah, kuning, dan ungu serta tidak memiliki tulisan MILLES.II," ujar Maruli, Minggu (13/9).

Selain pelampung, perbedaan mencolok juga ditemukan pada jeriken biru berkapasitas 35 liter yang ditemukan di lokasi.

"Terdapat perbedaan fisik antara jeriken temuan dengan jeriken milik kapal. Jeriken milik KM Arupadhatu 1 berwarna biru pudar, berkapasitas 30 liter, berbentuk pendek, memiliki tutup berwarna putih dan polos tanpa penanda. Sedangkan jeriken yang ditemukan berwarna biru tua, berkapasitas 35 liter, berbentuk panjang, memiliki tutup berwarna hitam dan terdapat tulisan pada bagian jeriken," jelasnya.

Maruli menambahkan, isi jeriken temuan tersebut mengeluarkan aroma minyak sayur, berbeda dengan KM Arupadhatu 1 yang menggunakan bahan bakar Pertamax. Sementara itu, helm plastik merah yang ditemukan juga dipastikan bukan milik kapal karena KM Arupadhatu 1 tidak pernah menyediakan perlengkapan tersebut.

Polda Banten mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melempar spekulasi liar di media sosial.

"Setiap perkembangan terkait proses pencarian dan pemeriksaan akan disampaikan melalui sumber informasi resmi," tegas Maruli.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore