
Pembukaan Rakernas Perkumpulan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (PERADI SAI) 2026 di Jakarta. (Istimewa)
JawaPos.com–PERADI Suara Advokat Indonesia (PERADI SAI) menegaskan komitmen dorong transformasi profesi advokat Indonesia agar lebih modern, berintegritas, adaptif, dan memiliki daya saing global. Komitmen tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PERADI SAI 2026 di Hotel Grand Sahid Jaya.
Mengusung tema Menjadi Advokat dengan Spesialisasi Kompetensi yang Profesional dan Berintegritas di Era Modern, Rakernas 2026 menjadi forum strategis membahas masa depan profesi advokat di tengah perubahan dunia hukum, disrupsi teknologi, hingga persaingan jasa hukum lintas negara.
Ketua Umum PERADI Suara Advokat Indonesia Harry Ponto mengatakan, Rakernas bukan sekadar agenda rutin organisasi. Forum itu menjadi momentum memperkuat fondasi profesi advokat ke depan.
”Profesi advokat tidak bisa lagi bertahan dengan pola lama di tengah perkembangan zaman yang bergerak cepat. Tantangan profesi hukum saat ini bukan hanya soal persaingan jasa hukum lintas negara, tetapi juga bagaimana menjaga integritas profesi dan memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem hukum,” ujar Harry Ponto dilansir dari Antara.
Dia menjelaskan, fokus PERADI SAI mencakup modernisasi tata kelola organisasi, penguatan etika dan standar profesi, percepatan digitalisasi layanan organisasi, serta pengembangan pendidikan hukum berkelanjutan. Hal itu guna mempersiapkan advokat Indonesia menghadapi tantangan yang semakin kompleks.
Dalam Rakernas tersebut, PERADI SAI juga memperkenalkan identitas baru organisasi melalui logo dan logogram baru. Langkah itu disebut sebagai simbol semangat pembaruan, profesionalisme, persatuan, dan kesiapan menghadapi masa depan.
Harry Ponto menegaskan, perubahan yang dilakukan dalam beberapa bulan terakhir baru menjadi awal transformasi organisasi. Ke depan, PERADI SAI ingin membangun ekosistem advokat yang berorientasi pada kualitas profesi, integritas, dan kepercayaan publik.
Selain itu, PERADI SAI juga terus membangun komunikasi aktif dengan DPR dan para pemangku kepentingan terkait pentingnya revisi Undang-Undang Advokat. Organisasi tersebut menilai pembaruan regulasi diperlukan agar kerangka hukum profesi advokat tetap relevan dan mampu menjawab kebutuhan akuntabilitas melalui sistem multi bar.
”PERADI SAI siap tidak hanya memberikan gagasan, tetapi juga mengambil peran terdepan dalam mendorong dan menginisiasi pembahasan perubahan Undang-Undang Advokat demi masa depan profesi advokat Indonesia yang lebih kuat dan bermartabat,” Harry Ponto.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Sidang Kasus Pemuda Dipukul Pengusaha Buah di Surabaya, Saksi Sebut Tak Melihat Kejadian Jelas
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Toulouse vs Lille di Liga Prancis: Les Dogues Berpeluang Sikat Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Bali United vs PSS Sleman: Dominikus Dion Harap Super Elja Main Pede
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
