Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 April 2026 | 04.21 WIB

Bantah RSHS, Pengacara Ibu yang Bayinya Hampir Hilang Sebut Belum Ada Perdamaian

Krisna Murti, pengacara Nina Saleha, ibu yang bayinya hampir hilang di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. (YouTube: Curhat Bang Denny Sumargo) - Image

Krisna Murti, pengacara Nina Saleha, ibu yang bayinya hampir hilang di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. (YouTube: Curhat Bang Denny Sumargo)

JawaPos.com - Krisna Murti, pengacara Nina Saleha, ibu yang hampir saja kehilangan bayinya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat, melayangkan bantahan terhadap pernyataan yang sempat dikeluarkan pihak rumah sakit,bahwa telah terjadi perdamaian.

Krisna Murti yang sempat bertemu dengan tim legal dari RSHS mempertanyakan kenapa bisa ada pernyataan perdamaian dengan Nina dikeluarkan pihak rumah sakit. Padahal faktanya, tidak ada kesepakatan damai sama sekali.

"Kalau ada kesepakatan damai, apa produknya? Kita bilang begitu (ke tim legal RSHS)," ungkap Krisna Murti dalam podcast di kanal YouTube Denny Sumargo.

Selain mempertanyakan soal perdamaian, pihak Nina Saleha juga meminta agar diperlihatkan hasil rekaman kamera CCTV pada saat bayi yang lahir pada 1 April 2026 itu diberikan ke orang tak dikenal oleh pihak rumah sakit.

Selain itu, pihak Nina juga ingin mengetahui fakta soal perempuan berinisial W yang sempat menerima bayinya untuk dibawa pulang. Apakah benar W memiliki anak yang juga dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung atau tidak.

Karena Nina merasa ada indikasi penculikan terhadap bayinya. Itu diperkuat oleh jawaban-jawaban aneh dari suster saat ditanya kenapa sampai memberikan bayinya kepada orang lain.

Bukan hanya satu dua keanehan yang dirasakan Nina, dia mendapat sejumlah keanehan sekaligus pada momen itu saat berinteraksi dengan sejumlah orang dari rumah sakit.

"Kalau saya orang umum berobat mengantar anak saya sakit, tiba-tiba dititipin bayi sama suster yang bukan bayi saya, takut saya. Jangankan bayi, barang saja saya tidak berani," kata Krisna Murni.

Selain itu, sang pengacara juga mempertanyakan tindakan aneh petugas keamanan setelah mengetahui terjadi cekcok verbal antara Nina dengan suster dan perempuan berinisial W.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore