
Krisna Murti, pengacara Nina Saleha, ibu yang bayinya hampir hilang di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. (YouTube: Curhat Bang Denny Sumargo)
JawaPos.com - Krisna Murti, pengacara Nina Saleha, ibu yang hampir saja kehilangan bayinya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat, melayangkan bantahan terhadap pernyataan yang sempat dikeluarkan pihak rumah sakit,bahwa telah terjadi perdamaian.
Krisna Murti yang sempat bertemu dengan tim legal dari RSHS mempertanyakan kenapa bisa ada pernyataan perdamaian dengan Nina dikeluarkan pihak rumah sakit. Padahal faktanya, tidak ada kesepakatan damai sama sekali.
"Kalau ada kesepakatan damai, apa produknya? Kita bilang begitu (ke tim legal RSHS)," ungkap Krisna Murti dalam podcast di kanal YouTube Denny Sumargo.
Selain mempertanyakan soal perdamaian, pihak Nina Saleha juga meminta agar diperlihatkan hasil rekaman kamera CCTV pada saat bayi yang lahir pada 1 April 2026 itu diberikan ke orang tak dikenal oleh pihak rumah sakit.
Selain itu, pihak Nina juga ingin mengetahui fakta soal perempuan berinisial W yang sempat menerima bayinya untuk dibawa pulang. Apakah benar W memiliki anak yang juga dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung atau tidak.
Karena Nina merasa ada indikasi penculikan terhadap bayinya. Itu diperkuat oleh jawaban-jawaban aneh dari suster saat ditanya kenapa sampai memberikan bayinya kepada orang lain.
Bukan hanya satu dua keanehan yang dirasakan Nina, dia mendapat sejumlah keanehan sekaligus pada momen itu saat berinteraksi dengan sejumlah orang dari rumah sakit.
"Kalau saya orang umum berobat mengantar anak saya sakit, tiba-tiba dititipin bayi sama suster yang bukan bayi saya, takut saya. Jangankan bayi, barang saja saya tidak berani," kata Krisna Murni.
Selain itu, sang pengacara juga mempertanyakan tindakan aneh petugas keamanan setelah mengetahui terjadi cekcok verbal antara Nina dengan suster dan perempuan berinisial W.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
