
Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari saat berbincang dengan JawaPos.com terkait dengan evakuasi korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Endang Kuswati adalah korban selamat terakhir dalam kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4). Tim SAR Gabungan mengevakuasi perempuan berusia 40 tahun itu pada pukul 07.25 WIB pada Selasa pagi (28/4).
Artinya lebih kurang 10 jam Endang bertahan di antara himpitan besi gerbong KRL yang ditumbur sampai hancur oleh Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek.
Kepada JawaPos.com, Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari menceritakan detik-detik evakuasi korban kecelakaan maut tersebut. Dia ingat betul, Endang adalah korban selamat pamungkas yang diangkut menggunakan tandu keluar dari dalam gerbong KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Setelahnya, masih ada seorang korban meninggal dunia yang dibawa keluar oleh Tim SAR Gabungan dari gerbong yang sudah ringsek.
”Saya melihat korban (Endang) diangkat, semua bagian tubuhnya utuh, kondisinya stabil,” ucap Desiana saat diwawancarai pada Jumat siang (1/5).
Kisah Endang sempat ramai di media sosial. Sebab, dalam proses evakuasi yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan, ayahnya yang bernama Mahfud ikut mendampingi.
Desiana mengaku memang ada yang menemani Endang saat evakuasi dilakukan. Namun, dia tidak tahu persis pendamping tersebut keluarganya atau bukan. Yang dia ingat, tim dokter terus mengupayakan agar korban selamat bisa dievakuasi dalam keadaan hidup.
”Saya salut juga mereka (para korban selamat) fisiknya kuat semua, mungkin berkat bantuan dokter yang dengan segera memberikan obat yang bagus, pas dosisnya, dan semuanya,” tutur Desiana.
Seingat perempuan yang bertugas menjadi kepala Kantor SAR Jakarta sejak awal 2024 tersebut, sebelum korban selamat dievakuasi, kondisi para korban memang mengkhawatirkan.
Mereka bukan hanya terjepit oleh besi kereta, melainkan juga terhimpit oleh jenazah korban lainnya. Posisi korban selamat ada yang membelakangi lokomotif, ada pula yang menghadap lokomotif. Di bawah mereka, korban yang tidak selamat tampak terhimpit.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
