
Anggota Komisi IX DPR RI Surya Utama atau Uya Kuya menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak.
JawaPos.com – Anggota Komisi IX DPR RI Surya Utama atau Uya Kuya menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak, tetapi juga membuka peluang kerja yang cukup besar bagi masyarakat di sekitar lokasi pelaksanaan program.
Hal itu disampaikan Uya Kuya saat melakukan sosialisasi Program MBG bersama Badan Gizi Nasional (BGN) di Aula Masjid Raya Nurul Hidayah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Dalam kegiatan tersebut ia menjelaskan bahwa setiap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat menyerap puluhan tenaga kerja lokal.
“Setiap dapur yang beroperasi bisa mempekerjakan sekitar 47 orang. Jika dalam satu kecamatan terdapat beberapa dapur, maka puluhan hingga ratusan lapangan pekerjaan baru bisa tercipta,” ujar Uya Kuya, Sabtu (7/3).
Ia menambahkan, dampak ekonomi dari program tersebut tidak hanya dirasakan oleh para pekerja dapur, tetapi juga oleh pelaku usaha lain di sekitarnya. Program MBG, katanya, turut melibatkan petani, peternak, hingga pelaku UMKM sebagai penyedia bahan pangan yang dibutuhkan untuk menu makanan bergizi.
Menurut Uya Kuya, program ini merupakan langkah pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Pemenuhan gizi yang baik dinilai menjadi faktor penting dalam membentuk generasi sehat dan produktif di masa depan.
Kegiatan sosialisasi tersebut juga dihadiri Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Astrid Margareta serta Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Haidir. Dalam kesempatan itu, Astrid menilai Program MBG menjadi salah satu upaya strategis dalam memperkuat kualitas generasi muda Indonesia.
Ia menekankan bahwa pemenuhan gizi yang baik merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Melalui program tersebut, anak-anak diharapkan dapat memperoleh asupan gizi yang memadai secara rutin tanpa bergantung pada kondisi ekonomi keluarga.
Selain meningkatkan kesehatan anak, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitar lokasi program melalui keterlibatan pelaku usaha lokal dalam penyediaan bahan pangan dan pengelolaan dapur program.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
