Ilustrasi Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Jokowi menerima eggi Sudjana dan Hari damai Lubis di kediamannya di Solo, Kamis (8/1). (Silvester Kurniawan/Radar Solo)
JawaPos.com - Pengacara Roy Suryo, Ahmad Khozinudin, buka suara terkait pelaporan dirinya dan kliennya ke Polda Metro Jaya. Diketahui, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis melaporkan Khozinudin ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik pada Minggu (25/1).
Advokat Ahmad Khozinudin melontarkan kritik tajam terhadap Eggi Sudjana (ES) dan Damai Hari Lubis (DHL). Keduanya dituding telah melakukan pengkhianatan dalam gerakan membongkar dugaan ijazah palsu Jokowi.
Khozinudin menilai, manuver politik yang dilakukan ES dan DHL belakangan ini justru menguntungkan pihak lawan dan memecah soliditas kawan seperjuangan.
Jejak Digital dan Dugaan Pengkhianatan
Ahmad Khozinudin menyoroti inkonsistensi Eggi Sudjana terkait isu ijazah UGM milik Presiden Jokowi. Menurutnya, klaim ES yang menyebut hanya mempersoalkan ijazah sekolah dasar dan menengah adalah sebuah kekeliruan besar.
"Jadi, dusta saja ketika ES berdalih hanya mempersoalkan ijazah SD, SMP dan SMA. Sejak awal, dia juga menyebut ijazah UGM Jokowi palsu. Cek saja di jejak digitalnya," ujar Khozinudin dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/1).
Ia juga menyayangkan langkah ES yang memilih menemui Jokowi di Solo untuk mengamankan posisi pribadinya melalui SP-3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan), saat rekan-rekan lainnya masih berjuang menghadapi status tersangka.
Aktivis Lain Disebut jadi 'Tumbal'
Kritik Khozinudin tidak berhenti di situ. Ia menyebut Roy Suryo, Tifauzia Tyassuma, hingga Rizal Fadilah seolah ditinggalkan sendirian di medan tempur hukum. Sementara ES dan DHL dianggap mencari jalan aman masing-masing.
"Mereka meninggalkan Roy Suryo, Rismon Sianipar, Tifauzia Tyassuma, Rizal Fadilah, Kurnia Tri Royani dan Rustam Efendi yang sebelumnya datang ke Jogja dan Solo atas seruan ES. Setelah peristiwa Jogja dan Solo berujung status tersangka, ES dan DHL lari dari medan perang," ungkapnya.
Aroma Strategi Pecah Belah di Balik Laporan Polisi
Khozinudin mencurigai adanya campur tangan kekuatan politik yang sengaja memanfaatkan situasi ini untuk memecah belah gerakan oposisi. Ia menilai, laporan tersebut seharusnya tidak berlanjut jika hukum berjalan murni, mengingat apa yang ia suarakan adalah bagian dari kerja advokasi yang dilindungi undang-undang.
"Laporan DHL terhadap penulis, adalah konfirmasinya. Sebab, jika tidak ada peran Solo, niscaya laporan ditolak karena apa yang dikeluhkan terhadap penulis adalah bagian dari kerja advokasi untuk membela klien, yang dilindungi UU Advokat," Kata Khozinudin.
"Selamat atas ES dan DHL. Selamat, telah menjadi barisan 'Termul' baru yang menjalankan agenda pecah belah Jokowi," sambungnya.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
