
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melepas bantuan bagi warga terdampak bencana. (ist)
JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melepas bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan tersebut diberangkatkan menggunakan KRI Semarang 594 dari Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, menuju wilayah terdampak.
AHY mengatakan, pengiriman bantuan ini merupakan wujud kolaborasi dan kepedulian pemerintah untuk membantu masyarakat yang hingga kini masih merasakan dampak bencana alam.
“Kami jajaran Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan hari ini kembali membuka ruang kolaborasi dalam semangat peduli dan berbagi untuk bisa membantu masyarakat, saudara-saudara kita, yang sampai dengan hari ini terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” kata AHY saat melepas bantuan.
Bantuan kemanusiaan yang dikirimkan meliputi bahan makanan, pakaian, perlengkapan perorangan, peralatan life support, jembatan perintis, rumah modular, hingga kebutuhan sanitasi bagi para korban bencana.
AHY menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak. Ia menjelaskan, bantuan sanitasi diarahkan agar air dari sumber yang tercemar tetap dapat dimanfaatkan secara aman.
“Bagaimana dari sumber yang kotor, sungai maupun yang lain-lain, itu bisa kemudian dijernihkan, kotorannya diendapkan, dan kemudian bisa dikonsumsi oleh masyarakat dengan aman,” ujarnya.
Selain fokus pada penanganan tanggap darurat, pemerintah juga mulai memasuki tahap pemulihan. Ia memastikan, pihaknya akan memprioritaskan perbaikan infrastruktur dasar yang rusak, hancur, atau hilang akibat banjir bandang dan longsor.
Kerusakan infrastruktur tersebut diketahui telah melumpuhkan aktivitas masyarakat dan perekonomian di sejumlah kabupaten dan kota di tiga provinsi terdampak.
“Selain pemerintah terus fokus menyelesaikan tanggap darurat bencana dan sambil masuk pada proses recovery atau rehabilitasi dan rekonstruksi, kami tentu fokus pada upaya perbaikan infrastruktur dasar,” ucapnya.
AHY juga menyampaikan duka cita atas korban jiwa akibat bencana tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa kini saatnya semua pihak bangkit bersama untuk memulihkan kondisi masyarakat.
Ia menambahkan, meski masih terdapat kekurangan dalam penanganan bencana, pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan penguatan setiap hari demi memberikan respons yang semakin optimal bagi masyarakat terdampak.
“Di bawah komando Bapak Presiden Prabowo Subianto, pemerintah ingin terus menjadi bagian yang menghadirkan solusi yang lebih baik dari waktu ke waktu,” pungkasnya.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
