
Postingan anak hilang yang berusia 6 tahun bernama Alvaro Kiano Nugroho. (Instagram Polsek Pesanggrahan/Antara/HO)
JawaPos.com - Aparat kepolisian masih melakukan tes DNA terhadap kerangka bocah berusia 6 tahun bernama Alvaro Kiano Nugroho. Tes DNA berlangsung setelah sampel dari ibu kandung korban penculikan dan pembunuhan itu selesai dilakukan pada Senin (24/11).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa sampel pembanding atau data ante mortem memang sudah diperoleh pihak kepolisian di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim). Namun, tes DNA belum selesai.
”Untuk hasil Ante Mortem dan tes DNA, karena sampel pembanding baru diambil, kami masih menunggu proses dan juga informasi dari Puslabfor dan Rumah Sakit Polri,” kata dia saat dikonfirmasi pada Rabu (26/11).
Kombes Budi Hermanto menyatakan bahwa kerangka itu diduga sebagian Alvaro berdasar pengakuan dari Alex Iskandar, ayah tiri korban yang sudah menjadi tersangka namun memilih bunuh diri di Ruang Konseling Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) pada Minggu (23/11).
Untuk itu, kerangka tersebut diamankan oleh pihak kepolisian untuk dilakukan tes DNA dengan sampel ante mortem dari ibu kandung bocah yang hilang sejak Maret 2025 lalu. Kerangka itu ditemukan oleh polisi di Jembatan Cilalay, Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar).
”Segera kami sampaikan hasilnya (tes DNA kerangka tersebut),” terang Kombes Budi.
Sebelumnya, Polres Metro Jaksel mengerahkan tim penyidik ke Jembatan Cilalay untuk mencari bagian kerangka Alvaro yang diduga masih berada di lokasi tersebut. Pada Maret lalu, Alex membuang jasad korban di lokasi itu.
Kapolres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) Kombes Nicolas Ary Lilipaly menyampaikan bahwa langkah lanjutan tersebut dilakukan karena penyidik menemukan sebagian kerangka korban di aliran Sungai Cilalay.
Bagian kerangka Alvaro yang kini masih dalam pencarian adalah rahang. Nicolas memastikan, pihaknya berusaha keras mencari dan menemukan bagian kerangka tersebut.
”(Kami) mencari rahang diduga milik korban,” kata Nicolas saat dikonfirmasi oleh awak media.
Pencarian tersebut berlangsung mulai pukul 11.00 WIB dengan melibatkan anjing pelacak. Area pencarian juga diperluas agar posibilitas ditemukannya bagian kerangka tersebut. Berdasar keterangan Alex sebelum mengakhiri hidupnya di Ruang Konseling Polres Metro Jaksel, tersangka kasus dugaan penculikan dan pembunuhan Alvaro tersebut membuang jasad korban persis di bawah jembatan itu.
Sebelum membuang jasad Alvaro, Alex membungkus jenazah bocah malang itu menggunakan plastik. Kepada orang lain, dia mengaku bahwa jasad dalam bungkusan itu adalah bangkai anjing.
Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel AKBP Ardian Satrio Utomo, Alvaro sudah dibunuh oleh Alex sejak 6 Maret 2025. Ardian menyampaikan bahwa sebelum dibuang ke Tenjo, jasad Alvaro sempat disimpan di belakang garasi rumah selama 3 hari. Selama 3 hari di lokasi tersebut, jenazah itu tertutup mobil berwarna silver yang terparkir di garasi rumah.
”Itu diakui oleh tersangka (Alex),” ungkap AKBP Ardian kepada awak media di Jakarta. Setelah itu, pada Minggu (9/3), Alex membungkus jasad Alvaro menggunakan kantong kresek berwarna hitam.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
