Pendaftaran 80.000 kuota program magang nasional batch 2 dibuka 6-12 November 2025. (Istimewa)
JawaPos.com-Pemerintah akan membuka pendaftaran 80.000 kuota magang nasional batch 2. Dijadwalkan pendaftaran peserta program magang itu mulai Kamis (6/11) hingga Rabu (12/11).
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto menyampaikan rangkaian proses program pemagangan untuk batch kedua dimulai dengan pendaftaran perusahaan dan usul program pemagangan dari 24 Oktober hingga 5 November 2025.
"Kemudian dilanjutkan dengan proses pendaftaran peserta pemagangan pada 6-12 November 2025 dan pada 12-20 November 2025 akan dilakukan proses seleksi dan pengumuman peserta pemagangan," kata Haryo Limanseto, Minggu (2/11).
Selanjutnya, program pemagangan nasional batch 2 akan dilaksanakan mulai 24 November 2025 hingga 23 Mei 2026. Selama mengikuti program, peserta magang akan diberikan uang saku setara Upah Minimum Kabupaten/Kota yang akan langsung disalurkan tanpa potongan.
"Selain itu, peserta magang juga akan mendapatkan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan," lanjut Haryo Limanseto.
Dia juga memastikan bahwa program pemagangan ini dilakukan pada perusahaan, instansi pemerintah, dan/atau lembaga negara independen yang memenuhi persyaratan untuk menyelenggarakan Program Pemagangan.
Sementara itu, pembukaan program Magang Nasional Batch 2 ini dilakukan setelah sebelumnya telah diluncurkan Program Pemagangan Nasional Lulusan Perguruan Tinggi Batch 1 pada 20 Oktober 2025 lalu dengan kuota sebesar 20 ribu peserta.
Adapun tujuan dari pembukaan magang ini, kata Haryo, dilakukan sebagai bentuk transisi dari dunia pendidikan ke dunia kerja yang merupakan fase penting dan harus difasilitasi dengan baik agar tidak terjadi kesenjangan antara keterampilan dengan kesempatan kerja.
Program pemagangan nasional sendiri diselenggarakan sebagai bagian dari program prioritas nasional yang sekaligus mencerminkan kepedulian pemerintah terhadap generasi muda. Lewat program ini, para lulusan baru dari perguruan tinggi dapat memiliki kesempatan nyata untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung dan juga meningkatkan daya saing di pasar tenaga kerja.
“Pemerintah berharap, peserta magang tidak hanya memdapatkan keterampilan kerja serta pengalaman kerja, namun lebih jauh juga diajarkan tentang disiplin kerja dan perubahan budaya dari dunia belajar ke dunia bekerja,” ungkap Haryo.
Hingga 31 Oktober 2025, jumlah perusahaan/instansi yang sudah mendaftar di situs Maganghub tercatat mencapai 1.942 perusahaan. Melalui program ini, perusahaan/instansi dapat secara langsung melakukan pembinaan kepada lulusan perguruan tinggi agar siap bekerja sesuai kebutuhan industri dan sekaligus menyaring potensi tenaga kerja.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022