JawaPos.com - Polisi Lalu Lintas (Polantas) baru merayakan hari jadinya yang ke-70. Di usia yang sudah tua ini, menjadi momentum kebangkitan. Kepemimpinan Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho pun membuat sejumlah terobosan.
Seperti penertiban kendaraan menuju Indonesia Zero Over Dimensi dan Over Load, pengawalan arus mudik dan Nataru yang dinilai terbaik sepanjang sejarah, hingga operasi patuh guna menekan angka kecelakaan. Program ini juga membuahkan hasil. Kepercayaan publik terhadap Korlantas Polri kini menembus 94,92 persen berdasarkanndata KemenpanRB.
Tahun 2025 menjadi momentum kebangkitan Korlantas Polri dalam menjalankan pengabdian, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Memasuki usia 70 tahun pengabdiannya, Polantas semakin menunjukkan transformasi nyata.
Transformasi ini tak lepas dari upaya menjawab harapan publik akan hadirnya pelayanan yang profesional, humanis, dan transparan. Dengan harapan bisa memperkuat kepercayaan masyarakat.
Pesantren Sahabat Lalu Lintas dalam menanamkan nilai keselamatan sejak dini, Penertiban kendaraan menuju Indonesia Zero Over Dimensi dan Over Load, Pengawalan arus mudik dan libur Nataru 2025 yang diapresiasi Presiden RI Prabowo Subianto.
Operasi Patuh 2025 yang berhasil menurunkan angka kecelakaan lalu lintas hingga 12 persen, dan korban meninggal dunia turun 20 persen, Pengamanan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 yang berjalan aman dan tertib.
“Lahirnya Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Nasional, yang diperingati setiap 19 September. Penegakan disiplin internal dengan tindakan tegas terhadap jajaran yang menyalahgunakan wewenang,” kata Irjen Agus, Selasa (23/9).
Tidak hanya memberi instruksi dari balik meja, Irjen Pol Agus Suryo turun langsung ke lapangan, memantau, memimpin, dan memastikan keamanan arus besar masyarakat, baik saat mudik Lebaran maupun libur Natal dan Tahun Baru.
Langkah ini menjadi hal positif. Kebijakan dan inisiatif strategis tersebut mendapat apresiasi luas, bukan hanya dari pemerintah, tetapi juga dari masyarakat luas, akademisi, dan kalangan pemerhati transportasi.
Selain itu, ruang dialog terus dibuka Korlantas Polri dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari komunitas otomotif, pengemudi ojek online, hingga sopir angkutan barang maupun umum, sebagai bentuk komitmen mendengar, berbenah, dan melayani lebih baik.
Kebangkitan Polantas di Usia 70 Tahun. Momentum peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 ini menegaskan bahwa Polantas bukan hanya sekadar aparat penegak hukum di jalan raya, tetapi juga mitra masyarakat dalam menjaga keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.