
Potret almarhum Brigadir Fajar Permana saat bertugas melayani masyarakat. Dia gugur dalam tugas Operasi Ketupat 2026. (Polri)
JawaPos.com - Kabar duka datang dari institusi kepolisian. Seorang petugas polisi lalu lintas (polantas) meninggal dunia saat bertugas mengamankan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Polantas tersebut adalah personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya bernama lengkap Brigadir Fajar Permana.
Fajar meninggal dunia akibat kelelahan saat bertugas. Dia sempat mengalami sesak nafas sebelum akhirnya mengembuskan nafas terakhir. Almarhum juga sempat mengeluhkan kondisi fisiknya pada Sabtu pagi (21/3). Keluhan itu dia sampaikan setelah menjalankan tugas.
Atas berpulangnya Fajar, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan duka cita mendalam. Orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan oleh almarhum.
”Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, saya sebagai pimpinan Polri menyampaikan bela sungkawa terhadap gugurnya anggota kami yang sedang melaksanakan tugas. Semoga almarhum husnul khotimah dan seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” kata dia.
Sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa Fajar selama bertugas, Jenderal Sigit juga memberikan kenaikan pangkat melalui Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) anumerta. Menurut Sigit, almarhum telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat selama Idul Fitri.
”Untuk menghargai jasa-jasa almarhum kami minta untuk dinaikkan pangkat KPLB anumerta, terimakasih atas darma baktinya dalam melaksanakan tugas untuk memberikan pelayanan atau pengabdian terbaik untuk masyarakat dan institusi,” ucap kapolri.
Terpisah, Polda Metro Jaya menyampaikan bahwa Fajar tidak hanya bertugas saat Idul Fitri, dia juga menjalankan tugas mengawal kelancaran arus mudik lebaran tahun ini. Almarhum diduga kuat mengalami kelelahan fisik yang sangat luar biasa atau exhaustion serta gangguan pernapasan setelah berjaga di titik-titik pelayanan masyarakat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum. Menurut dia, dedikasi Fajar selama Operasi Ketupat 2026 merupakan cerminan nyata dari semangat pengabdian insan Polri yang rela mengesampingkan kepentingan pribadi demi memastikan jutaan pemudik bisa sampai ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.
”Polda Metro Jaya sangat kehilangan sosok Bhayangkara muda yang berdedikasi tinggi seperti almarhum Brigadir Fajar Permana. Beliau mengembuskan nafas terakhirnya usai menjalankan amanah negara. Dugaan sementara, kondisi fisik almarhum menurun drastis akibat kelelahan setelah bertugas secara maraton di lapangan guna melayani masyarakat,” kata Budi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Kuching City vs Tampines di ASEAN Club Championship: The Cats Unggul Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Didik J Rachbini: Putusan MK Ungkap Kebohongan Gibran dan Jokowi
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Meksiko vs Cile: El Tri Bakal Bangkit, La Roja Akhiri Tren Buruk
Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA, tapi MK Tidak Berwenang Diskualifikasi dari Wapres

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022