
Nikita Mirzani menghadiri sidang eksepsi (nota keberatan) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (1/7). (Luthfia Miranda Putri/Antara)
JawaPos.com-Aksi jaksa penuntut umum (JPU) memaksa Nikita Mirzani mengenakan rompi tahanan usai sidang lanjutan pada Kamis (31/7) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan diunggah sejumlah akun media sosial dan saat ini sedang viral.
Salah satunya diunggah oleh akun Instagram folkkonoha. Dalam video, terlihat beberapa orang Jaksa perempan mendatangi Nikita Mirzani usai sidang dan memaksa agar ibu tigak anak tersebut mengenakan rompi tahanan.
Momen itu menjadi sorotan orang-orang yang hadir di persidangan. Mereka meminta Jaksa untuk tidak main kasar setelah beberapa kali memaksa Nikita untuk menggunakan rompi tahanan dengan wajah seperti sedang marah.
"Baik baik saja dong, jangan kasar. Nggak boleh kayak gitu," kata salah satu perempuan.
JPU tetap bersikeras untuk memakaikan rompi tahanan kepada Nikita Mirzani. Sampai akhirnya, ibunda Lolly itu bersedia mengenakan rompi tahanan akibat tangan besi diterapkan Jaksa.
Bahkan, Nikita Mirzani juga diborgol kedua tangannya dan langsung dibawa ke mobil tahanan tanpa ada kesempatan untuk wawancara dengan banyak wartawan yang sudah menunggu Nikita.
Pemandangan ini berbeda sekali dbandigkan dengan sidang sebelumnya. Dalam persidangan sebelumnya, tangan Nikita Mirzani tampak tidak diborgol dan dia tetap diberikan kesempatan untuk melakukan wawancara dengan awak media usai sidang.
Nikita Mirzani menolak untuk mengenakan rompi tahanan buntut atas kekecewaannya karena bukti rekaman di dalam flashdisk yang diberikannya ke majelis hakim tidak diputar di persidangan.
Padahal menurut Nikita Mirzani, rekaman itu dapat membuktikan adanya dugaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) main mata dengan pelapor Reza Gladys dan suami. Dia mengaku cukup syok usai mendengarkan rekaman itu.
Banyak netizen ikut menanggapi pemaksaan yang dilakukan Jaksa ke Nikita Mirzani untuk dia mengenakan rompi tahanan. Netizen mempertanyakan apakah itu merupakan tugas Jaksa atau bukan.
"Jobdesk-nya JPU kah?," komentar salah satu netizen.
"Tapi memang itu bukan tugas JPU, itu tugas pegawai rutan/lapas," timpal yang lainnya.
Netizen lain menyayangkan tidak diberikannya kesempatan rekaman yang telah diberikan Nikita Mirzani untuk diputar di dalam persidangan. Jika memang tidak berdasar, rekaman itu bisa dengan mudah diabaikan.
"Kenapa harus takut ya? Masak ada bukti rekaman nggak diputar. Aneh dah," komentar salah satu warganet.
"Bagaimana mana mau sopan, hakim, jaksa apa sudah sopan," ucap yang lainnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Crystal Palace vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Eagles Berpeluang Pesta Gol
Prediksi Skor Bournemouth vs Brentford di Liga Inggris: Laga Sengit Berpotensi Imbang di Vitality
Prediksi Skor Aston Villa vs Nottingham Forest di Liga Inggris: Kans The Villa Menang Tipis
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022