Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Mei 2025 | 06.14 WIB

Buruh Perempuan Jadi Sasaran Utama Layanan KB Gratis, BKKBN Gandeng 481 Pabrik

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor BKKBN Perwakilan Provinsi Jawa Timur di Surabaya. (Juliana Chrisy/JawaPos.com)

JawaPos.com-Pemerintah melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggencarkan layanan keluarga berencana (KB) gratis dengan menyasar kelompok buruh perempuan. Sebanyak 481 pabrik di seluruh Indonesia digandeng untuk menggelar bakti sosial pemasangan alat kontrasepsi, terutama metode jangka panjang seperti implant dan intrauterine device (IUD).

Langkah ini disampaikan langsung oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor BKKBN Perwakilan Provinsi Jawa Timur di Surabaya, Selasa (6/5). Dalam pernyataannya, Wihaji menyebut program ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin akses layanan KB bagi kelompok rentan, terutama perempuan pekerja.

“Kenapa buruh perempuan? Karena negara wajib hadir untuk melayani mereka agar tetap produktif bekerja, dan angka kelahirannya tetap terkontrol,” ujar Wihaji. Ia menambahkan bahwa program ini juga bertujuan mendekatkan layanan KB kepada mereka yang selama ini kesulitan mengakses fasilitas kesehatan.

Program ini digelar dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional. Puncaknya akan berlangsung di Pasuruan, namun pelaksanaannya dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dengan target nasional mencapai 40.000 hingga 50.000 akseptor baru.

“Kita turunkan tim langsung ke pabrik-pabrik. Pelayanannya langsung di tempat kerja mereka. Tidak mengganggu jam kerja dan tidak memberatkan. Ini benar-benar bentuk pelayanan langsung dari negara,” kata Wihaji.

Dia menegaskan bahwa program ini tidak hanya menyasar kuantitas, tetapi juga kualitas layanan. Setiap akseptor akan mendapatkan penyuluhan terlebih dahulu sebelum memilih metode kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatannya.

Selain menyoroti layanan untuk buruh perempuan, Wihaji juga menyempatkan berdialog dengan para remaja Generasi Berencana (Genre) di sela kunjungannya. Ia menekankan pentingnya membentuk karakter generasi muda yang bebas dari pernikahan dini, seks bebas, dan penyalahgunaan narkoba.

“Kalau anak-anak muda ini bisa menjaga tiga hal itu, maka masa depan bangsa akan lebih baik. Mereka ini calon-calon pemimpin masa depan. Kita harus bekali dari sekarang,” tuturnya. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore