Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Februari 2025 | 02.26 WIB

Soal Efisiensi Anggaran, Mahfud MD : Perlu Dipikirkan Dampaknya Kepada Masyarakat

Mahfud MD. (Ryandi Zahdomo/jawapos.com)

 
JawaPos.com - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD angkat bicara soal kebijakan efisiensi anggaran yang tengah digulirkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia meminta agar Presiden Prabowo memikirkan kembali dampak yang ditimbulkan dari efisiensi anggaran itu. 
 
Apalagi, kata Mahfud, efisiensi yang dilakukan untuk anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) ini telah menimbulkan kecemasan dan PHK dimana-mana.
 
"Ya biar diselesaikan lah, saya juga merasakan, mempertanyakan hal yang sama kegaduhan terjadi dimana mana, kecemasan terjadi di mana mana, terjadi di berbagai instansi pemerintah, logika-logika penggunaan anggaran untuk keperluan lain juga menjadi pertanyaan, karena misalnya kalau untuk ngasi makanan bergizi tetapi di pihak lain ada PHK karena atau pengurangan kegiatan karena untuk keperluan MBG. Itu kan yang perlu dipikirkan," ujar Mahfud.
 
 
Meski begitu, Mahfud menekankan ia tidak mengatakan apa yang dilakukan Prabowo salah. Namun, kebijakan itu harus dijelaskan kepada masyarakat. 
 
"Menurut saya, tidak ada yang boleh mengatakan ini salah, yang dilakukan pak Prabowo juga benar, tapi harus dijelaskan kepada rakyat. Agar kegelisahan-kegelisahan dan target kapan stabil situasi ini itu menjadi tugas presiden untuk menjelaskan," terangnya  
 
Ia pun meminta agar masyarakat mempercayai Prabowo karena ia merupakan Presiden yang dipilih masyarakat. 
 
"Sudah menimbulkan pengurangan kerja, bukan akan. Sekarang kan sudah terlihat, sudah terlihat sekarang, ya tapi kita harus percaya karena pak Prabowo dipilih secara sah oleh konstitusi maka dia juga kita berikan kesempatan untuk menyelesaikan dan mengatur ini sebaik-baiknya," ucapnya. 
 
Diketahui, efisiensi anggaran besar-besaran terus dilakukan di berbagai Kementerian/Lembaga (K/L). Hal itu merupakan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran, sebagai langkah positif dalam meningkatkan efektivitas penggunaan APBN.
 
Efisiensi anggaran menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Mulai dari PHK pegawai hingga pengurangan pelayanan kepada masyarakat.
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore