Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 Oktober 2024 | 06.00 WIB

10 Tahun Jokowi, Umat Buddha Semakin Mendapat Kemudahan Akses Layanan Ibadah

Umat Buddha saat kegiatan keagamaan di Candi Borobudur beberapa waktu lalu. (Humas Kemenag) - Image

Umat Buddha saat kegiatan keagamaan di Candi Borobudur beberapa waktu lalu. (Humas Kemenag)

JawaPos.com - Umat Buddha mendapat banyak pelayanan peribadatan selama Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Pelayanan itu mulai dari kegiatan keagamaan, pendidikan, maupun layanan teknis lainnya.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Buddha Supriyadi mengatakan, Ditjen Bimas Buddha selalu mengedepankan pelayanan kepada umat Buddha mulai dari penyediaan layanan rumah ibadah sehat, layanan distabilitas, pemahaman moderasi beragama, dan pemenuhan kitab suci bagi umat yang berkebutuhan khusus.

“Dalam meningkatkan keyakinan melalui pembacaan kitab suci, Ditjen Bimas Buddha telah menyediakan beberapa kitab Suci Dhammapada Braille yang diperuntukkan kepada umat yang berkebutuhan khusus, dan sudah dirasakan oleh umat Buddha,” ujar Supriyadi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (18/10).

Dia menambahkan, dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan dasar dan pendidikan menengah serta untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas telah diselenggarakan Dhammasekha sebagai Pendidikan Formal Keagamaan Buddha.

"Sampai dengan tahun ini ada 49 Dhammasekha yang tersebar di seluruh Indonesia dengan jumlah siswa untuk Nava Dhammasekha 741, Mula Dhammasekha 75, dan Uttama Dhammasekha 32. "Hingga saat ini sudah dalam proses terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (BAN-PDM) sejumlah 20 Dhammasekha. Untuk Mula Dhammasekha masih dalam proses, ” jelasnya.

Guna menunjang peningkatan pembelajaran pendidikan keagamaan secara nasional dan mandiri, Ditjen Bimas Buddha juga menyediakan Learning Management System (LMS). Sistem itu dapat membantu siswa dan Guru Pendidikan Agama Buddha dalam melakukan pengembangan Pendidikan dasar dan menengah.

Selanjutnya, untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing serta mendukung transformasi kelembagaan. Tahun ini telah terbit Keputusan Menteri Agama Nomor 452 tentang Ijin Perubahan Bentuk Sekolah Tinggi Agama Buddha Nalanda Menjadi Institut Nalanda. Terbitnya KMA ini menjadi awal bangkitnya Perguruan Tinggi Keagamaan Buddha (PTKB) di Indonesia untuk terus memacu diri begerak dan berkembang seiring tuntutan zaman.

Sehingga, telah tercatat sebanyak 37 Prodi pada 12 PTKB dengan rincian peringkat akreditasi A (3 prodi), peringkat akreditasi unggul (2 prodi), dan selebihnya peringkat akreditasi Baik Sekali dan Baik.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore