Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Agustus 2024 | 20.22 WIB

Polisi Sebut Ada Warga Diblacklist Lamar Kerja Karena Tinggal Di Kampung Narkoba

Ilustrasi pelamar mencari kerja/sumber: freepik_yanalya.

 
JawaPos.com - Stigma kampung narkoba turut melekat kepada warga yang tinggal di daerah tersebut. Pandangan sebagai daerah rawan penyalahgunaan narkoba membuat warganya ikut terdampak nama buruk, meskipun bukan pemakai.
 
Direktur Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Badya Wijaya mengatakan, pihaknya sudah menerima keluhan dari warga yang terdampak stigma negatif kampung narkoba. Warga tersebut bahkan kesulitan mencari pekerjaan karena beralamat di wilayah narkoba.
 
“Sempat ada keluhan dari masyarakat, mendaftar bekerja karena dari situ label sudah kampung narkoba di-blacklist, kasihan yang baik-baik,” ujar Badya kepada wartawan, Jumat (2/8).
 
 
“Banyak yang masih baik masyarakat dan saling mendukung, sangat mendukung. Ini hanya oknum saja,” imbuhnya.
 
Badya menjelaskan, atensi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto dalam menekan peredaran narkotika di wilayah hukum Polda Metro melalui Binmas sudah dimasifkan dengan memberi imbauan bahaya narkotika melalui media sosial, hingga hadir ke sekolah-sekolah menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN).
 
“Jakarta khususnya paling tidak mengurangi narkoba. Kampung Ambon, Kampung Boncos, Kampung Bahari, Kampung Bali, ini kita gunakan di kampung-kampung agar bebas dari narkoba,” pungkasnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore