
Megawati Soekarnoputri memberikan bingkisan berupa kain batik kepada Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus usai menggelar audiensi di Istana Apostolik, Vatikan.
JawaPos.com–Megawati Soekarnoputri melakukan pertemuan dengan Paus Fransiskus di Istana Apostolik, Vatikan, pada Senin (18/12). Pertemuan tersebut berlangsung selama kurang lebih lima belas menit dengan membahas sejumlah hal yang menjadi perhatian dunia.
Dalam pertemuan itu, Megawati Soekarnoputri dan Paus Fransiskus membahas terkait kerukunan antar umat beragama dan ancaman perubahan iklim yang membahayakan alam dan manusia.
Pada kesempatan tersebut Ketua PDIP itu juga tak lupa memberikan bingkisan berupa kain batik kepada Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus usai menggelar audiensi di Istana Apostolik, Vatikan. Batik merupakan budaya Indonesia yang perlu dijaga kelestariannya.
Megawati mengungkap, pemberian batik kepada Paus Fransiskus merupakan bagian dari mengenalkan budaya Indonesia kepada dunia. Sebab, dia sangat menghargai karya seni dan budaya Indonesia.
Dia menyerahkan langsung kain batik yang telah dibungkus dengan kotak krem kepada Paus Fransiskus. Paus pun menerima dengan sangat ramah pemberian tersebut.
Selain itu, Megawati juga menilai bahwa warisan batik perlu dipelihara dan dijaga. Sebab, kondisi saat ini sangat mengkhawatirkan akibat masuknya budaya luar.
”Ternyata begitu banyak batik itu yang tidak terpelihara dan sangat dikhawatirkan itu akan punah. Lalu yang kedua, adalah orang-orang, karena itu adalah talenta yang luar biasa. Banyak anak muda yang tidak menghargai. Hanya tahu pakai batik,” kata Megawati dalam keterangan pers, seperti dilansir dari Antara, Rabu (20/12).
Dalam pertemuan itu, Paus Fransiskus menitipkan pesan kepada Megawati dan rombongan, agar nilai toleransi di Indonesia terus dijalankan dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat.
Ketua Gereja Katolik itu juga memberikan dua buku yang dibubuhi dengan tanda tangan pribadi Paus. Buku itu diserahkan kepada Megawati dan rombongan. Mereka juga melakukan sesi foto bersama.
Kedua buku tersebut adalah Laudato Si dan Laudate Deum yang membahas bagaimana memelihara lingkungan hidup.
Sementara itu, Puan Maharani yang turut ikut dalam pertemuan, menyampaikan bahwa bangsa Indonesia sangat memperhatikan dengan serius dalam menjaga perdamaian dunia.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
