Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 Mei 2023 | 23.12 WIB

Kemenkes RI Beri Layanan Kesehatan Fisik dan Psikologi Bagi WNI Terdampak Konflik Sudan

TAHAP PERTAMA: Satgas TNI mengawal evakuasi WNI dari Port Sudan menuju Jeddah, Arab Saudi, menggunakan pesawat Boeing 737 A-7305 TNI-AU.

JawaPos.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyiapkan berbagai logistik kesehatan yang dibutuhkan beserta tenaga kesehatan bagi WNI terdampak konflik Sudan yang sudah sampai di tanah air. 

Koordinator Layanan Kesehatan Evakuasi WNI Sudan dari Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI Rakhmad Ramadhanjaya mengatakan, ada beberapa pelayanan kesehatan yang diberikan, mulai dari pengecekan kesehatan, swab antigen, dan vaksinasi Covid-19 bagi yang status vaksinasinya belum lengkap.
 
“Di sini mereka menjalani antigen terlebih dahulu, bagi yang hasilnya negatif bisa langsung ke kamarnya masing-masing, kemudian bagi yang positif akan dipisahkan," ujarnya kepada wartawan, Senin (1/5).
 
"Jadi di sini oleh pihak Asrama Haji sudah disiapkan satu gedung khusus untuk yang memiliki status Covid-nya positif atau memiliki penyakit menular," sambung Rakhmad.
 
Selain itu, sebanyak tujuh tim tenaga kesehatan disiapkan bekerja sama dengan lintas program dan sektor terkait. Di antaranya dari Kementerian Kesehatan termasuk dari Unit Pelayanan Kemenkes (UPK) dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Soekarno Hatta, (Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM ), Pusdokes Polri (Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri), MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center), Tim Kesehatan dari Dompet Duafa, dan tim kesehatan dari LAZ (Lembaga Amil Zakat) Persis. 
 
Emergency Medical Team (EMT) yang merupakan tenaga kesehatan cadangan regional DKI jakarta juga, katanya sudah mulai membantu pelayanan Kesehatan di Asrama haji.
 
 
Adapun Klinik atau Posko Kesehatan ini berlokasi di satu titik yang berada di dekat Gedung akomodasi WNI, di samping Gedung Serbaguna 3 Asrama Haji Pondok Gede, dan buka 24 Jam. Untuk Tenaga Kesehatan dan tim medis yang bertugas juga dibagi menjadi 2 sift, yaitu sift pertama pukul 08.00-16.00 dan sift kedua pukul 16.00-08.00.
 
Sementara terkait akomodasi tempat istirahat sementara WNI disiapkan untuk 5 hari ke depan. Namun, jika dibutuhkan lebih dari itu pun pihaknya akan mepertimbangkan kembali.
 
"Selama di Asrama Haji Pondok Gede selain mendapatkan layanan kesehatan yang maksimal, juga mendapatkan layanan Psikososial untuk memastikan bahwa para WNI ini benar-benar dalam kondisi sehat sampai dipulangkan ke daerahnya masing-masing," pungkas Rakhmad.
 
Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore