
Suasana gedung perkantoran di Jakarta, Kamis (5/8/2021). Badan Pusat Statistik mengumumkan realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2021 sebesar 7,07 % secara year on year (YoY). Realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2021 ini lebih
JawaPos.com - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Lakasana Tri Handoko menuturkan, potensi alam serta sumber daya manusia yang tinggi belum cukup dalam memajukan Indonesia. Perlu adanya inovasi yang menjadi kunci kemajuan Indonesia.
"Potensi Indonesia sangat besar dalam keanakaragaman hayati sumber daya alam, sumber daya manusia. Tapi potensi itu tidak bisa membuat kita menjadi negara maju. Kita perlu mendorong hadirnya inovasi berbarengan dengan pengasaan riset sebaga basis pertumbuhan," jelas dia dalam Peringatan Harteknas ke-26 secara daring, Selasa (10/8).
Untuk mencapainya, seluruh pemangku kepentingan diminta untuk membangun ekosistem riset inovasi yang kuat. Dengan ekosistem yang dibangun ini, maka kontribusi riset dan inovas dalam aspek kehidupan dapat dirasakan. "Sumbangsih riset dan inovasi akan menghasilkan berbagai solusi yang dapat menyelesaikan tantangan yang dihadapi pemerintah, industri maupun masyarakat," terangnya.
Menurut dia, kekuatan riset dan inovasi itu sudah di depan mata. Khususnya ketika ada Undang-undang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Sisnas Iptek) nomor 11 tahun 2019.
"UU itu menjadi kunci dan pondasi yang kokoh untuk memperkuat ekosistem riset dan inovasi di Indonesia. Ekosistem ilmiah ini yang kita yakini bisa menghasilkan invensi dan inovasi berkualitas untuk pembangunan sosial ekonomi yang merata dan berkelanjutan," tambahnya.
Untuk itu, BRIN akan bertanggungjawab dalam menciptakan ekosistem riset dan inovasi tersebut. Mulai dari pengintegrasian program, anggaran dan sumber daya yang ada.
"Sehingga kita dapat menghasilkan landasan ilmiah dalam perumusan dan penetapan kebijakan pembangunan atau science based policy, Sebagaimana kita juga melakukan pelaksanaan, pengembangan, penelitian, pengkajian dan penerapan untuk riset dan inovasi," tegas Handoko. (*)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
