Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Juni 2021 | 23.08 WIB

Kepala BRIN: Produk Riset Miliki Nilai Tambah Guna Menunjang Ekonomi

Kepala BRIN , Laksana Tri Handoko (Gloria/JawaPos.com) - Image

Kepala BRIN , Laksana Tri Handoko (Gloria/JawaPos.com)

JawaPos.com - Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko menututka, suatu produk dari hasil riset harus memiliki nilai tambah. Hal tersebut yang akan menjadi kunci inovasi sekaligus penguatan ekonomi.

"Barangnya harus bisa punya nilai tambah. Inovasi ini lah dimana kita mencari nilai tambah," kata dia dalam Webinar Sistem Inovasi Daerah (SIDa), Kamis (17/6).

Menurutnya, jika satu produk tidak dilakukan pengembangan, maka harga suatu produk tersebut tidak akan bertambah. "Kalau tidak naik kita akan ada di situ-situ saja," ujarnya.

Karena dengan meningkatkan nilai tambah itu, lanjut Laksan, otomatis dapat memberikan suntikan kepada ekonomi. Misalnya adalah produk beras yang dapat diolah menjadi tepung.

"Kalau beras jadi tepung dan jadi produk turunan lain kan ada peningkatan nilai. Dan itu akan menambah dampak ekonomi," terangnya.

Baca Juga: Tak Terima Candaan Yasonna Soal AHY, Santoso Demokrat Ngomong Begini


Dalam pengembangan tersebut, intervensi teknologi dan ilmu pengetahuan dibutuhkan. Dia mengharapkan para peneliti dapat mengembangkan produk yang tengah digarap.

Namun, harus pula inovasi melalui kajian ilmiah agar dapat dipertanggungjawabkan kemurniannya. Bahkan, bisa saja inovasi ini dilirik oleh negara-negara luar.

"Dengan kajian ilmiah tentu dapat dipertanggungkawabkan hasil inovasinya dan dijamin keberlanjutannya," pungkasnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore