
Baca Juga: Sudah Disetujui 30 Negara, Sinovac Produksi 2 Miliar Vaksin Covid-19 Baca Juga: Sudah Disetujui 30 Negara, Sinovac Produksi 2 Miliar Vaksin Covid-19
JawaPos.com - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat Santoso meminta kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly untuk mencabut omongannya. Hal itu terkait joke soal Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang masih jauh untuk menjadi Presiden Indonesia karena usia yang masih muda.
"Saya ingin apa yang pak menteri sampaikan menyatakan bahwa bos Pak Benny masih lama itu supaya dicabut. Saya sangat keberatan," ujar Santoso dalam rapat Komisi III DPR, Jakarta, Rabu (9/6).
Menurut Santoso sangat tidak etis seorang menteri dan juga kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengomentari mengenai masa depan ketua umum partai lain.
"Jadi kurang tepat juga menyampaikan hal itu. Sehingga nanti menimbulkan friksi di tengah masyarakat soal bos saya di 2024," katanya.
Santoso juga menegaskan, yang menentukan orang bisa menjadi kepala negara adalah masyarakat Indonesia. Bukan ditentukan oleh seorang menteri.
"Biarlah roda sejarah yang akan mencatat itu, jadi bukan Pak Yasonna," tegasnya.
Baca Juga: Firli Bahuri dan BKN Diminta Kooperatif Penuhi Panggilan Komnas HAM
Mendengar hal tersebut, Yasonna pun mencabut omongannya. Dia mengaku dirinya menyinggung masa depan AHY hanyalah guyonan. "Sebetulnya itu joke, tapi saya cabut dan mohon maaf," ungkapnya.
Sebelumnya, dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR Menkumham Yasonna H Laoly melempar candaan mengenai masa depan Ketua Umum Partai Demokrat AHY.
Awalnya Yasonna menyinggung mengenai draf RUU Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) soal pasal penghinaan kepada Presiden dan Wakil Presiden. Yasonna mengungkapkan pasal itu sangat diperlukan untuk menjaga kehormatan kepala negara.
"Tapi apa kita biarkan Presiden yang akan datang digituin? (dihina-Red). Karena mungkin saja satu di antara kita jadi Presiden," ujar Yasonna.
Lantas saja politikus PDIP melempar candaan kepada politikus Partai Gerindra Habiburokman soal Prabowo Subianto yang bisa menjadi Presiden Indonesia.
Namun yang mengundang gelak tawa adalah, Yasonna berseloroh kepada politikus Partai Demokrat Benny K Harman dengan menyebut AHY masih lama untuk bisa menjadi kepala negara dalam memimpin Indonesia.
"Atau bos Habib, kita biarkan itu. Kalau bos Pak Benny (AHY-Red) masih lama barangkali (menjadi Presiden-Red). Misalnya, contoh. Ya kan," katanya.
Yasonna beralasan, AHY masih sangatlah muda untuk memimpin Indonesia. Tidak lupa Yasonna berujar yang dia ungkapkan ke Benny K Harman adalah sebuah guyonan saja. "(AHY-Red) masih muda. Canda, canda," ungkapnya.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
