Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 April 2021 | 16.36 WIB

Kemenag Upayakan KUA Jadi Tempat Pelayanan Serba Bisa

BUKU NIKAH: Kementerian Agama bakal menerbitkan kartu nikah sebagai pelengkap buku nikah di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) di Indonesia. - Image

BUKU NIKAH: Kementerian Agama bakal menerbitkan kartu nikah sebagai pelengkap buku nikah di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) di Indonesia.

JawaPos.com- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag), Kamaruddin Amin mengatakan, pihaknya tengah mengupayakan untuk menjadikan Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai sentra layanan keagamaan yang kredibel dan berkualitas.

Menurutnya, upaya ini sangat beralasan karena peranan KUA selama ini sangat fundamental dalam memberikan layanan keagamaan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Karena itu, sesuai arahan Menag Yaqut Cholil Qoumas, pihaknya akan melakukan transformasi layanan publik KUA melalui program Revitalisasi KUA.

"Jadi kita ingin KUA tidak lagi terbatas sebagai tempat pencatatan nikah, namun juga sebagai pusat pengembangan ekonomi umat, rumah moderasi beragama, konsultan keluarga, tempat bertanya dan rujukan serta laboratorium penyelesaian masalah keagamaan dan sosial kemasyarakatan," ungkapnya dalam keterangannya, Rabu (7/4).

Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan langkah-langkah dan anggaran yang sangat besar. "Tapi dari itu semua yang paling dibutuhkan adalah usaha yang sungguh-sungguh, komitmen dan tanggung jawab kita semua untuk mewujudkan itu," terangnya.

Di antara usaha untuk mendiversifikasi fungsi KUA, yang paling penting dilakukan adalah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang ada pada KUA terutama penghulu dan penyuluh agama Islam. Keduanya harus ditingkatkan kapasitasnya karena sebagai pemain utama di KUA yang akan menjalankan fungsi Kemenag di tingkat kecamatan.

Dirjen mencontohkan peran strategis penyuluh dalam membangun ekonomi umat melalui literasi zakat dan wakaf. Sebab, penyuluh memiliki majelis taklim binaan.

"Jumlah penyuluh kita sebanyak 50.000 orang dan masing-masing penyuluh rerata memiliki dua majelis taklim binaan. Bayangkan ada berapa orang anggota di mejelis taklim. Ini potensi yang sangat dahsyat ketika hal itu bisa dikapitalisasi," imbuhnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://youtu.be/acjHz4d8qwU

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore