
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan paparan saat menghadiri rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/1/2021). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
JawaPos.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, saat ini ada kenaikan atau lonjakan kasus Covid-19 di negara-negara seperti Eropa dan Asia khususnya Filipina, Papua Nugini, Amerika Selatan, India Cile dan Brasil. Saat ini, India sedang menghadapi situasi kritis dan darurat kembali karena lonjakan kasus pasca festival agama dan unjuk rasa Pemilu.
Menkes Budi menegaskan masyarakat saat ini mulai mengabaikan protokol kesehatan. Dan juga euforia vaksinasi membuat masyarakat semakin lengah.
"Dan jangan sampai program vaksinasi ini membuat kita tidak waspada. Kala usaha keras kita selama ini sia-sia jika lonjakan terjadi karena kita lupa kurang waspada," kata Menkes Budi secara daring, Minggu (18/4).
Baca Juga: India Darurat Covid-19, Sehari Tembus 200 Ribu Kasus
Menkes Budi menjelaskan ada potensi Indonesia bisa menjadi seperti India. Sedikitnya ada tiga hal yang menjadi pemicu.
"Vaksinasi rendah. Protokol kesehatan sudah lupa semua. Dan adanya mutasi virus," katanya.
"Indonesia juga seprti itu. India sudah izinkan acara keagamaan di sungai Gangga. Itu yang bikin kena mutasi B117 India sudah banyak," kata Menkes Budi.
"Selama kita jaga prokesnya, kita bisa selamat," jelasnya.
Menurutnya, Indonesia banyak kesamaan dengan India. Apalagi nanti Indonesia akan menghadapi Lebaran dan mudik.
"Kecuali B117 di Indonesia masih sedikit. Untuk vaksinasi juga sama kayak India kan, masih sedikit. Makanya jangan mudik dulu. Kumpul boleh, tapi jangan buka bersama. RS kini jumlah pasien mulai flat, namun sebagian sudah mulai ada yang naik lagi," katanya.
Sebelumnya dalam laporan Global News, Senin (19/4), India melaporkan rekor peningkatan kasus harian Covid-19 sebanyak 234.692 kasus selama 24 jam terakhir. Itu adalah rekor kenaikan harian kedelapan dalam sembilan hari terakhir.
Total kasus di India kini mencapai hampir 14,5 juta, posisi kedua setelah Amerika Serikat yang telah melaporkan lebih dari 32 juta infeksi. Kematian India akibat Covid-19 naik 1.341 menjadi total 175.649.
Ibu kota India, New Delhi, mencatat 24 ribu kasus virus Korona dalam periode 24 jam. Akibatnya kondisi India kini darurat karena menghadapi kekurangan akut tempat tidur rumah sakit.
Lonjakan itu dipicu ratusan ribu pertapa dan umat Hindu yang taat berkumpul selama beberapa hari di sepanjang tepi Sungai Gangga untuk festival keagamaan Kumbh Mela. Padahal salah satu pemuka agama Swami Avdheshanand mengimbau umat untuk tidak berkumpul dalam jumlah besar.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=rjKJgPqtFuA
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022